Iran Open RoboCup Pertemukan 700 Tim dan Sekitar 2.000 Inovator Robotika Muda

robot

Tehran, Purna Warta – Kompetisi Iran Open RoboCup ke-20 telah berakhir di Tehran, mempertemukan ratusan tim robotika sekaligus menyoroti perkembangan dan kiprah Iran yang semakin aktif dalam bidang robotika dan kecerdasan buatan.

Kompetisi yang dimulai pada 16 September di Musalla Imam Khomeini, Tehran, dengan dukungan Wakil Presiden Iran untuk Sains, Teknologi, dan Ekonomi Berbasis Pengetahuan, tersebut diikuti oleh lebih dari 700 tim dan sekitar 2.000 peserta.

Ajang yang berlangsung selama lima hari itu mempertandingkan berbagai cabang, antara lain robotika, kecerdasan buatan, kendaraan otonom, robot udara, sistem penyelamatan, robot layanan, sepak bola robot, desain dan pembuatan robot, serta sejumlah kategori berdasarkan kelompok usia peserta.

Tahun ini, untuk pertama kalinya diperkenalkan kategori khusus bagi siswa sekolah dasar. Kategori tersebut menarik sekitar 130 tim dan memberikan kesempatan kepada peserta yang lebih muda untuk berkompetisi di bidang robotika.

Dalam liga kendaraan otonom, AURIGA meraih posisi pertama, disusul ROBOTIX IRAN di posisi kedua dan SADRA ROBOT di posisi ketiga. AURIGA juga berhasil menempati posisi teratas dalam liga robot layanan dalam pekerjaan.

Dalam liga robot udara, YRA meraih posisi pertama, sementara MRL berada di posisi kedua. Dalam kategori robot udara di bawah usia 18 tahun, Encanto keluar sebagai pemenang.

Dalam liga simulasi sepak bola dua dimensi, Cambyses I meraih posisi pertama pada kategori usia di atas 18 tahun, sedangkan AITech-2D menjadi juara pada kategori di bawah 18 tahun.

Penghargaan lainnya juga diberikan dalam kompetisi teknologi inovatif dan kecerdasan buatan.

RRL meraih posisi pertama dalam kategori produk, sementara Aria Robotic 11 menempati posisi teratas dalam kategori ide.

Tim-tim Iran telah menjadi peserta aktif dalam kompetisi RoboCup sejak 2003, dengan jumlah peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Meningkatnya partisipasi tersebut kemudian mendorong penyelenggaraan Iran Open RoboCup, yang berfungsi sebagai wadah bagi tim-tim untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia, bertukar pengalaman, sekaligus memberikan kesempatan kepada tim-tim baru untuk memasuki bidang robotika.

Iran Open pertama kali diselenggarakan pada April 2006, dengan melibatkan 116 tim yang berkompetisi dalam tujuh liga.

Hasil terbaru tersebut datang di tengah serangkaian prestasi yang dicatat oleh tim-tim robotika Iran dalam berbagai kompetisi internasional selama beberapa bulan terakhir.

Dalam RoboCup World Championship 2026 di Incheon, Korea Selatan, yang berlangsung pada 30 Juni hingga 6 Juli, tim-tim Iran berkompetisi dalam enam liga menghadapi tim-tim dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Kroasia, Jepang, dan Cina.

Dalam liga Rescue Line, sebuah tim Iran menerima penghargaan Best Technical Presentation Award dan menempati posisi pertama dalam penilaian dokumentasi.

Dalam Rescue Simulation, tim-tim Iran meraih posisi pertama dalam delapan putaran kompetisi lapangan, sekaligus memperoleh posisi kedua dalam penilaian dokumentasi dan kompetisi tim secara keseluruhan.

Tim-tim Iran juga berhasil melaju ke semifinal dalam liga Soccer Vision dan Soccer Infrared, dan masing-masing mengakhiri kompetisi di posisi keempat secara keseluruhan. Tim Iran OnStage juga berhasil menempati posisi lima besar.

Tim-tim Iran melanjutkan kiprah internasional mereka pada Agustus dalam Robotics Challenge 2026 di Beijing. Dalam ajang tersebut, delegasi Iran yang terdiri dari 13 anggota berkompetisi bersama tim-tim dari 48 negara.

Delegasi Iran berpartisipasi dalam enam liga, yaitu Rescue, Line Follower, Creativity, Rugby, Applied Engineering Design, dan Technical Report. Mereka berhasil meraih posisi kedua dalam Technical Report, serta posisi ketiga dalam Creativity kategori di bawah usia 12 tahun dan posisi ketiga dalam Robot Rugby.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *