Tehran, Purna Warta – Iran telah mengeluarkan surat dakwaan terkait tindakan terorisme Amerika Serikat–Israel yang menyebabkan gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei sebagai syahid bersama empat anggota keluarganya, serta para siswa dan guru di sebuah sekolah di Minab.
Jaksa Tehran Ali Salehi mengumumkan pada Sabtu bahwa surat dakwaan tersebut diterbitkan setelah penyelidikan awal selesai dilakukan dan bukti-bukti dari dalam maupun luar negeri telah diperiksa. Seluruh pihak yang bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut akan diproses secara hukum.
Salehi menjelaskan bahwa surat dakwaan dalam kasus yang berkaitan dengan Ayatullah Khamenei mencantumkan tuduhan “korupsi di muka bumi” (ifsad fil ardh) melalui tindakan terorisme.
“Operasi tersebut bertujuan menyerang struktur pemerintahan dan secara paksa memengaruhi kebijakan negara,” kata Salehi. Ia menambahkan bahwa pihak-pihak yang melaksanakan, memerintahkan, atau merencanakan serangan tersebut memikul tanggung jawab pidana.
Menurut jaksa Tehran tersebut, surat dakwaan juga mencakup gugurnya putri, menantu perempuan, menantu laki-laki, serta cucu Pemimpin Revolusi yang berusia 14 bulan.
Kematian perempuan, anak-anak, dan warga sipil lainnya tidak dapat begitu saja disebut sebagai “korban” dan kemudian dikeluarkan dari cakupan tindakan terorisme, katanya.
Salehi lebih lanjut mencatat bahwa kasus tersebut dapat menjadi dokumen hukum bagi Iran untuk menuntut pertanggungjawaban pidana pihak-pihak yang memerintahkan dan melaksanakan serangan tersebut di tingkat internasional.
Surat dakwaan terpisah juga telah diterbitkan terkait tindakan terorisme yang menyebabkan 168 siswa dan guru di Sekolah Shajareh Taybeh di Minab gugur sebagai syahid.
Salehi mengonfirmasi bahwa penyelidikan awal terhadap kasus tersebut juga telah selesai dan seluruh pihak yang bertanggung jawab atas serangan akan diproses secara hukum.
Ayatullah Khamenei dan empat anggota keluarganya gugur sebagai syahid pada 28 Februari 2026 dalam agresi terbaru Amerika Serikat–Israel terhadap Iran.
Pada hari yang sama, Angkatan Udara AS secara sengaja menargetkan Sekolah Dasar Shajareh Taybeh di Minab melalui serangan “triple-tap”.


