Teheran, Purna Warta – Para pejabat senior Iran dan Irak membahas cara-cara untuk menghilangkan hambatan perbankan dan memfasilitasi akses terhadap sumber daya devisa Iran yang disimpan di Irak.
Gubernur Bank Sentral Iran Abdolnasser Hemmati mengadakan pertemuan terpisah dengan timpalannya dari Irak Nizar Nasser Hussein dan Menteri Keuangan Faleh Sari selama kunjungannya ke Bagdad, dengan fokus pada kerja sama perbankan dan ekonomi.
Hemmati menekankan perlunya mempercepat mekanisme yang memungkinkan Iran menggunakan dananya yang disimpan di bank-bank Irak dan menyerukan prosedur perbankan yang lebih mudah bagi para pedagang dan eksportir Iran, khususnya untuk mentransfer dana.
Para pemimpin bank sentral Iran dan Irak sepakat untuk melanjutkan konsultasi guna mencapai solusi praktis dalam mengelola dan mengakses sumber daya devisa Iran. Hemmati juga mengundang Hussein mengunjungi Teheran untuk menyelesaikan perjanjian perbankan.
Dalam pertemuannya dengan menteri keuangan Irak, Hemmati menyampaikan proposal teknis yang bertujuan untuk mempercepat penyelesaian klaim keuangan Iran. Kedua belah pihak juga membahas perluasan kerja sama ekonomi dan penggunaan kemampuan teknis kontraktor Iran dalam proyek pembangunan Irak.
Hussein menyambut baik hubungan ekonomi yang lebih erat, dengan mengatakan Iran dan Irak harus memanfaatkan sumber daya alam dan tenaga kerja terampil mereka dengan lebih baik untuk memperluas kerja sama teknis, teknik, dan keuangan.


