Iran Bantah Segala Serangan terhadap Arab Saudi, Tegaskan Kembali Komitmen terhadap Stabilitas Regional

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri menolak klaim bahwa Iran telah menargetkan Arab Saudi, menekankan bahwa Teheran secara terbuka mengumumkan semua tindakan militernya dan tidak memiliki catatan operasi semacam itu, sekaligus memperingatkan terhadap narasi “bendera palsu” di wilayah tersebut.

Dalam komentarnya pada konferensi pers mingguan pada hari Senin, Esmaeil Baqaei mengatakan Angkatan Bersenjata Iran selalu secara terbuka menyatakan operasi apa pun yang mereka lakukan.

Ketika ditanya tentang laporan media mengenai serangan Iran terhadap Arab Saudi, dia berkata, “Dalam hal ini, kami tidak mengumumkan apa pun. Angkatan Bersenjata kami selalu dengan bangga mengumumkan target apa pun yang mereka serang.”

Dia menambahkan bahwa Iran telah berulang kali memperingatkan tentang penggunaan “operasi bendera palsu” di wilayah tersebut, dan mencatat bahwa selama perang regional di masa lalu, termasuk konflik Gaza dan eskalasi tahun lalu, rezim Israel dan aktor-aktor lain telah melakukan operasi semacam itu.

“Kami selalu mengumumkan dengan jelas setiap tindakan yang kami ambil,” tegas juru bicara tersebut.

Menanggapi pertanyaan mengenai kelompok perlawanan Irak, Baqaei menegaskan kembali dukungan Iran terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Irak, dengan mengatakan bahwa posisi Teheran didasarkan pada penghormatan terhadap persatuan nasional dan kemerdekaan hukum Irak. Dia mengatakan kelompok perlawanan di Irak telah memainkan peran penting dalam membela negara dari terorisme dan peran mereka akan dikenang oleh negara-negara di kawasan.

Beliau menambahkan bahwa perkembangan selama beberapa bulan terakhir, khususnya ketegangan regional baru-baru ini, harus menjadi pelajaran bagi semua negara yang peduli dengan keamanan, dan memperingatkan bahwa tidak ada negara di kawasan ini yang ingin menghadapi ketidakstabilan yang disebabkan oleh pihak luar.

Menanggapi pernyataan perdana menteri Lebanon terhadap Iran, Baqaei mengatakan Teheran menganggap dirinya sebagai sahabat rakyat Lebanon dan percaya bahwa menjaga keamanan Lebanon bergantung pada menjaga persatuan nasional dalam menghadapi agresi eksternal. Dia mengatakan tindakan apa pun yang merusak kohesi internal Lebanon bukanlah kepentingan negara tersebut.

Mengomentari laporan mengenai dugaan Mesir berbagi informasi sistem pertahanan udara dengan Uni Emirat Arab, Baqaei mengatakan kredibilitas regional diperoleh melalui pemahaman yang akurat tentang kawan dan lawan, bukan melalui ancaman terhadap negara Muslim yang sedang menghadapi rezim Zionis. Dia mengatakan Iran tidak memiliki masalah dengan Mesir atau negara regional lainnya.

Menyesalkan penyalahgunaan wilayah regional, juru bicara tersebut mengatakan beberapa negara telah membiarkan wilayah dan kedaulatan mereka digunakan dalam tindakan melawan negara-negara Muslim. Beliau mendesak negara-negara di kawasan untuk tetap waspada sehingga mereka tidak, baik sengaja maupun tidak, berkontribusi pada agenda pihak-pihak yang bermusuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *