Teheran, Purna Warta – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan peringatan tegas kepada kapal-kapal perang AS di lepas pantai selatan Iran, untuk menjauh dari zona latihan angkatan laut besar yang sedang berlangsung. Peringatan tersebut disampaikan selama latihan angkatan laut dua hari yang dinamai Mohammad Nazeri –komandan unit komando elit Angkatan Laut IRGC yang gugur pada tahun 2016.
Baca juga: Iran Tanggapi Tuduhan Tak Berdasar Perwakilan Israel
Latihan perang yang sedang berlangsung ini mencakup zona maritim di Teluk Persia, Selat Hormuz, Laut Oman, dan Kepulauan Nazeat –Abu Musa, Tunb Besar, Tunb Kecil, dan Siri.
Menurut laporan dari latihan tersebut, unit-unit angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC) telah menyampaikan pesan yang jelas kepada kapal-kapal perang Amerika yang berada di kawasan tersebut.
Serangkaian sistem rudal pertahanan udara canggih, termasuk Navab, Majid, dan Misaq, telah dikerahkan dalam kondisi peperangan elektronik.
Sistem-sistem buatan dalam negeri tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendeteksi target udara dan laut serta menyerangnya dengan akurasi tinggi.
Baca juga: Garda Revolusi Iran Siap Berbagi Pengalaman Melawan Terorisme dengan SCO
Latihan perang ini dirancang untuk menunjukkan kemampuan tempur Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) dan kinerja sistem ofensif dan defensif baru dalam operasi rudal, drone, pengawasan, dan pelacakan berbasis AI.
Para penyelenggara mengatakan bahwa latihan ini membawa pesan perdamaian dan persahabatan bagi negara-negara tetangga sekaligus memberikan peringatan yang jelas dan respons yang tegas kepada musuh, menunjukkan bahwa perlawanan dan pencegahan Iran terus berlanjut dengan kekuatan penuh.


