Bagdad, Purna Warta – Duta Besar baru Irak untuk Iran memperkirakan sekitar empat juta jamaah haji Iran akan menghadiri ibadah haji Arbaeen tahun ini yang berakhir pada tanggal 4 Agustus, dan memuji acara tahunan tersebut sebagai perwujudan solidaritas terbesar antara negara Iran dan Irak.
Duta Besar Irak yang baru diangkat untuk Iran, Yasser Abdulzahra Al-Hajjaj, mengunjungi tempat suci Imam Reza (AS) di kota Masyhad di timur laut Iran selama perjalanan resmi pertamanya ke kota tersebut, menjelang musim ziarah Arbain.
Al-Hajjaj mengadakan pertemuan dengan Ayatollah Ahmad Marvi, penjaga Astan Quds Razavi, dan juga mengunjungi tempat peristirahatan Pemimpin Revolusi Islam Syahid Ayatollah SEED Ali Khamenei untuk memberikan penghormatan.
Berbicara di sela-sela ziarahnya, Al-Hajjaj menggambarkan Arbain sebagai wujud solidaritas terbesar antara masyarakat Iran dan Irak.
Duta Besar mengatakan jutaan peziarah dari berbagai negara, khususnya Iran, melakukan perjalanan ibadah kepada Imam Hussein (AS) menuju kota suci Karbala setiap tahunnya, dan menambahkan bahwa pertemuan keagamaan besar-besaran terus bertambah besarnya.
Mengacu pada ibadah haji tahun ini, duta besar Irak mengatakan sekitar empat juta jamaah haji Iran diperkirakan akan menghadiri upacara Arbaeen.
Al-Hajjaj juga menggambarkan Mawakeb (kamp layanan peziarah) yang didirikan di sepanjang rute Najaf-Karbala sebagai salah satu manifestasi paling jelas dari solidaritas antara kedua negara.
Duta Besar menekankan bahwa melayani jamaah haji Imam Hussein (AS) bukan hanya sekedar tugas eksekutif tetapi merupakan manifestasi dari budaya pengorbanan, persaudaraan, dan persahabatan yang dimiliki oleh kedua negara Muslim – sebuah budaya yang semakin nyata setiap tahun selama pawai Arbaeen.


