Baqaei Mengecam Unggahan Ulang Trump sebagai Tanda ‘Kegagalan Moral yang Mendalam’

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengecam Presiden AS Donald Trump karena membagikan unggahan yang menganjurkan pembunuhan pejabat Iran yang menentang kesepakatan dengan AS, dan menggambarkan tindakan tersebut sebagai bukti keruntuhan moral yang mendalam.

Dalam unggahan di akun X-nya pada Kamis malam, Baqaei mengecam dukungan terhadap retorika yang menyerukan pembunuhan warga Iran yang menolak kesepakatan, dengan alasan bahwa tindakan tersebut mencerminkan pergeseran Amerika Serikat dari nilai-nilai yang diklaimnya menuju promosi kekerasan dan ekstremisme, dan menimbulkan pertanyaan tentang kegagalan moral yang mendalam.

“Presiden Amerika Serikat telah mengunggah ulang pernyataan dari seorang individu yang secara terbuka menyerukan ‘pembunuhan terhadap mereka yang tidak menginginkan kesepakatan’,” kata Baqaei.

“Amerika Serikat, yang dulunya menampilkan diri sebagai tempat lahirnya demokrasi, kebebasan, dan nilai-nilai kemanusiaan, kini tampaknya menjadi pendukung terorisme, pembunuhan, dan kekerasan massal,” tambah juru bicara Iran tersebut.

“Apa yang harus kita sebut ini, jika bukan kegagalan moral yang mendalam?” ujarnya.

Komentarnya muncul setelah Trump membagikan unggahan dari kolumnis The Washington Post, Marc Thiessen, yang menyerukan pembunuhan para pejabat Iran yang tidak menginginkan kesepakatan dengan AS. Kolumnis tersebut mengklaim bahwa jika ada dua kelompok di Iran—satu yang menginginkan kesepakatan dan satu yang tidak—maka, “mari kita bunuh mereka yang tidak menginginkan kesepakatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *