Araghchi: Al-Quran Serukan Persatuan dalam Hal Kesamaan Agama-agama Ilahi dan Persahabatan Antarmanusia

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan Al-Quran bertujuan untuk membangun persatuan dalam hal kesamaan agama-agama ilahi dan persahabatan antarmanusia.

Baca juga:  Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran: Kemerdekaan dan stabilitas Irak sangat penting bagi Iran

Berpidato pada upacara peringatan Maulid Nabi Muhammad (saw) pada Minggu malam, Araghchi mengatakan, “Malam ini, kita berkumpul dengan hati yang penuh cinta dan rasa hormat untuk menghormati kelahiran Nabi yang membawa rahmat bagi seluruh alam.”

Peringatan ini bukan sekadar peristiwa bersejarah, tetapi juga kesempatan untuk merenungkan pesan abadi berupa kebaikan, perdamaian, persahabatan, dan kemanusiaan yang dibawa Nabi Muhammad (saw) kepada umat manusia, tambahnya.

Peringatan tahun 1447 H sebagai peringatan 1500 tahun kelahiran Nabi Besar Islam telah disetujui atas prakarsa Republik Islam Iran pada pertemuan para menteri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul pada Juni 2025, ujarnya.

Peristiwa ini menunjukkan dasar persatuan umat Islam dunia, yang bertumpu pada kasih sayang dan cinta kepada Nabi, ujar Araghchi.

Nabi Islam yang terhormat, yang digambarkan dalam Al-Qur’an sebagai ‘suri tauladan yang baik’ dan ‘rahmat bagi seluruh alam’, senantiasa menekankan akhlak mulia, cinta kasih kepada sesama manusia, keadilan, pengampunan, dan hidup berdampingan secara damai, ujar Araghchi.

Baca juga: Iran dan India Gelar Pembicaraan Politik di Teheran

Berbicara tentang solidaritas umat Islam di sekitar Nabi Muhammad (saw), kita tidak boleh mengabaikan rakyat Palestina dan Gaza yang tertindas dan tak berdaya, dan kita juga tidak boleh mengabaikan upaya penyelamatan mereka—masyarakat yang kini menjadi sasaran kejahatan dan agresi yang meluas oleh rezim Israel dan, di hadapan dunia, adalah korban genosida, kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan pembersihan etnis oleh Israel, tegas Araghchi.

Saat ini, ajaran Nabi Muhammad saw. mengajak kita untuk menjadi pendukung dan menyuarakan kaum tertindas, menentang kezaliman dan agresor, serta tidak tinggal diam terhadap penindasan, tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *