120 Warga Israel Luka dalam Sehari Akibat Serangan Iran

Jarahat

Al-Quds, Purna Warta – Dilaporkan dari Kementerian Kesehatan Israel dalam statistik terbarunya menyatakan bahwa sejak dimulainya perang dengan Iran hingga saat ini tercatat 7.084 korban luka di kalangan warga Israel, dengan 120 kasus di antaranya terjadi dalam 24 jam terakhir akibat serangan Iran.

Menurut laporan Fars News Agency, berdasarkan rekapitulasi data rumah sakit di wilayah pendudukan hingga hari Jumat, jumlah total korban luka yang dirawat di rumah sakit Israel sejak Serangan Hamas 7 Oktober 2023 mencapai 83.830 orang.

Sementara itu, jumlah korban luka yang tercatat sejak dimulainya perang langsung dengan Iran dilaporkan sebanyak 7.084 orang.

Serangan Rudal dan Drone Iran Berlanjut

Peningkatan jumlah korban luka ini terjadi di tengah berlanjutnya serangan rudal dan drone Iran yang menargetkan wilayah Israel. Serangan-serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi militer Iran yang dikenal sebagai “Operasi Janji Sejati 4”, yang menurut Teheran merupakan respons terhadap serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa dalam salah satu serangan terbaru, Iran meluncurkan sekitar 10 rudal balistik ke arah wilayah Israel, dengan sistem pertahanan udara Israel berusaha mencegat rudal tersebut. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan di Israel tengah dan memicu sirene peringatan di sejumlah kota.

Selain itu, laporan media internasional juga menyebutkan bahwa Iran terus melakukan salvo rudal baru dalam beberapa hari terakhir, sementara sistem pertahanan udara Israel diaktifkan untuk mencegat proyektil yang datang.

Dampak Lebih Luas Konflik

Serangan-serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. Selain serangan langsung ke Israel, Iran juga dilaporkan menyerang kapal yang memiliki hubungan dengan Israel di Selat Hormuz menggunakan drone, yang semakin meningkatkan ketegangan regional.

Di sisi lain, kelompok Hizbullah di Lebanon juga terus melakukan operasi militer terhadap Israel sebagai respons atas serangan Israel di wilayah Lebanon.

Para analis menilai bahwa rangkaian serangan rudal, drone, serta operasi militer di berbagai front menunjukkan bahwa konflik antara Iran, Israel, dan sekutu masing-masing telah berkembang menjadi konfrontasi regional yang lebih luas dan berpotensi terus meningkat dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *