Depok, Purnawarta – Hujan deras pada Rabu (8/6/2022), pukul 13.30 WIB menyebabkan tembok SD Negeri Limo 3 di Jalan Rajawali, Kecamatan Limo, Depok, ambruk.
Puing-puing bangunan berhamburan ke pinggir jalan. Bagian pagar SD tersebut tampak miring karena dihantam bangunan. Pagar lain juga terlihat patah karena dinding yang roboh.
Peristiwa robohnya tembok SD Negeri Limo 3 Depok itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.
“Pas hujan berdua di kantor sekitar pukul 13.15 WIB sampai 13.30 WIB. Pas dengar suara gabruk, baru keluar, langsung ramai,” papar Bobby, guru kelas IV, saat ditemui di lokasi, Rabu (8/6/2022).
Menurut Bobby, saat kejadian, tidak ada aktivitas belajar mengajar. Para murid sudah kembali ke rumah. Ia menduga ambruknya tembok tersebut karena bangunan yang sudah tua.
“Korban nggak ada. Kebetulan anak-anak juga nggak ada, posisinya sedang pulang. Sisa satu kelas di ujung sedang ujian. Sudah pulang semua sekolah,” sambungnya.
“Bangunan lama, jadi posisi jam 13.00 WIB saya sudah kirim (foto) ke Bang Sulis, ‘Ini sudah mau roboh’,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua RT 06 RW 06, Limo, Romain menyebut fondasi tembok sudah tua. “Ya temboknya memang tua, fondasinya juga (jadi) sarang tikus,” ungkap Romain.
Romain juga mengira bahwa robohnya pagar sekolah diakibatkan oleh pengerjaan drainase yang berjarak tak jauh dari lokasi kejadian.


