Presiden Prabowo Ingatkan Tak Ada Pejabat yang Tak Bisa Diganti

Jakarta, Purna Warta – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh pejabat pemerintah untuk bekerja dengan benar sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ia menegaskan bahwa tidak ada posisi yang tidak bisa diganti, bahkan termasuk dirinya sendiri sebagai seorang presiden.

Baca juga: Tuntut Kenaikan Upah 8,5-10%, Partai Buruh dan KSPI Ancam Mogok Nasional

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo Tahun 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (28/8/2025). Awalnya, Prabowo menyinggung tentang penghapusan tantiem pada BUMN, yang dinilai justru merugikan perusahaan.

“Saudara tahu, kemarin saya hilangkan apa itu tantiem, tantiem. Tantiem pun nggak jelas, rupanya itu bahasa Belanda, tantiem artinya bonus. Kenapa sih nggak pakai istilah sederhana, bonus gitu lho. Yang repot, perusahaan rugi dikasih bonus, komisarisnya enak, nggak enak di rakyat, no, coret. Alhamdulillah yang nggak mau get out! Banyak anak muda yang mau masuk,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian melanjutkan dengan menekankan filosofi bahwa setiap orang bisa digantikan. Ini berlaku untuk semua level, termasuk dirinya jika ia tidak bekerja dengan baik.

Baca juga: Gelombang Protes Terus Berlanjut, ‘Gedung DPR’ Masih Jadi Trending

“Di Indonesia ini saya kasih tahu, there’s no one cannot be replaced, tidak ada orang yang tak bisa diganti, termasuk Presiden RI kalau saya nggak bener. Nggak ada orang yang nggak bisa diganti,” ujarnya.

Peringatan ini juga ditujukan kepada pejabat lainnya, seperti bupati dan direksi BUMN. “Bupati nggak beres, bupati bisa diganti, ada itu direksi-direksi BUMN merasa jadi kayak raja aja, kayak perusahaan punya neneknya sendiri. Jaksa Agung ada? Jaksa Agung, Jaksa Agung banyak pekerjaan,” lanjut Prabowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *