Perluas Cakupan Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Gaet Lingkungan Kerja, Dimulai dari Mabes TNI

Jakarta, Purna Warta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap rencana perluasan program cek kesehatan gratis (CKG) tahun ini. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Murti Utami mengatakan program tersebut akan dibuka di lingkungan kerja, dimulai dari Markas Besar (Mabes) TNI hari ini.

Baca juga: Dorong Kemandirian Pangan di Tanah Suci, Pemerintah Siapkan Program Beras Haji Nusantara 1447 H/2026 M

“Kita ingin tempat-tempat kerja gitu, teman-teman kementerian, tempat-tempat kerja swasta pun juga membuat apa tempat-tempat CKG ini gitu ya. Jadi memang perluasannya seperti itu,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026).

“Nah, makanya hari ini dimulai dengan teman-teman dari TNI,” sambungnya.

Pantauan detikcom di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, layanan cek kesehatan gratis ini berlangsung sejak pagi dan diikuti oleh sejumlah anggota TNI. Salah satunya adalah Peltu Rum/W Siti Rina Maryani. Ia menceritakan rangkaian proses pemeriksaan yang dijalaninya.

“Alhamdulillah kita hari ini lumayan lancar ya. Dari pertama pendaftaran kita mengisi aplikasi Satu Sehat, di situ kita melaksanakan screening. Screening mulai dari riwayat kesehatan keluarga, kemudian kesehatan kita,” ujar Rina.

Setelah screening, Rina menjalani pemeriksaan tinggi badan, berat badan, dan tensi, dilanjutkan dengan pengambilan darah, pemeriksaan mata, hingga pemeriksaan gigi. Ia juga sempat diperiksa oleh dokter terkait keluhan batuk yang sedang dialaminya dan langsung mendapatkan resep obat.

“Kebetulan ya tadi saya emang lagi batuk ya, jadi langsung ditindaklanjuti sama dokter. Di situ ditanya batuk hari ke berapa gitu kan. Jadi langsung kita langsung dapat follow up dikasih resep, nanti setelah ini kita bisa ambil resep,” sebutnya.

Baca juga: 13 Tahun Berselang, Pandji Jalani Hukum Adat Toraja Akibat Materi Stand Up Comedy

Menurut Rina, layanan CKG yang diberikan sudah cukup baik untuk ukuran gratis. Namun, ia berharap ke depan pemeriksaan kesehatan dalam program ini bisa dilengkapi guna menunjang kebutuhan kesehatan personel TNI.

“Jadi kita kan kalau di tentara itu di TNI kita ada sesuai kategori usia ya, jadi kategori 1, 2, dan 3. Jadi misalkan kita kategori usia 45 tahun ke atas itu ada tambahan misalkan treadmill, terus ada pemeriksaan mata yang lebih kompleks, terus untuk apa pemeriksaan untuk kewanitaan itu ada tambahan pap smear. Itu mungkin biar lebih kita pun lebih bisa mengetahui ya deteksi dini untuk kesehatan kita,” tuturnya.

Sebagai informasi, cek kesehatan gratis (CKG) merupakan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo dan dijalankan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sepanjang 2025, program tersebut telah berjalan di 10.300 puskesmas dan menyasar 70 juta masyarakat. Pada 2026, lokasi CKG diperluas ke lingkungan kerja seperti kementerian, swasta, hingga institusi TNI/Polri dengan target 130 juta penduduk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *