Pemprov Jabar Ajak ITB Kolaborasi Hadapi Krisis Sampah

Jakarta, Purna Warta – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menggandeng seluruh civitas academica untuk bersama-sama mengatasi masalah sampah. Inovasi dari berbagai perguruan tinggi dinilai dapat menjadi solusi efektif untuk tantangan ini.

Baca juga: Kebijakan Tarif Donald Trump Dorong Investor China ke Indonesia

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM), secara khusus menantang perguruan tinggi, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk menciptakan inovasi dalam pengelolaan sampah. KDM berharap ITB dapat mengembangkan sistem pengolahan sampah menjadi energi terbarukan.

“Saya tantang ITB bikin sistem pengelolaan energi dari sampah di kelurahan sekitar kampus. Biayanya akan kami tanggung,” ucap KDM.

Pernyataan ini disampaikan oleh KDM pada acara Indonesia Green Connect 2025 yang digelar di Aula Timur Kampus ITB, Kamis (7/8). Dalam kesempatan tersebut, KDM menceritakan keberhasilan pengolahan sampah di daerah tempat tinggalnya, di mana kotoran hewan diubah menjadi biogas, sehingga warga tidak lagi bergantung pada liquefied petroleum gas (LPG).

Selain ITB, ajakan serupa juga ditujukan kepada perguruan tinggi swasta. Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menekankan bahwa sinergi dari berbagai pihak merupakan kunci keberhasilan pembangunan, termasuk dalam menangani masalah sampah. Oleh karena itu, Herman berharap perguruan tinggi swasta dapat turut serta membantu pemerintah, salah satunya melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Ia menyarankan agar mahasiswa yang melaksanakan KKN dapat membantu masyarakat setempat mengelola sampah secara mandiri.

Baca juga: APBN 2026 Terkesan Sentralistik

“Dalam perspektif budaya Sunda, kita hanya akan maju apabila ada kolaborasi, sinergi antarkomponen,” ujar Herman.

Dalam Musyawarah Nasional Ke-VII Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) di Kampus Unikom, Bandung, Sabtu (2/8), Herman juga mengungkapkan bahwa volume sampah di Jabar mencapai 29.000 ton setiap harinya. Pemprov Jabar saat ini fokus pada upaya pengolahan sampah dari hulu hingga hilir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *