Jakarta, Purna Warta – Pemerintah memastikan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan tidak akan mengganggu kualitas makanan dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca juga: Mahfud MD Dukung Ambang Batas Parlemen Tetap Ada, Usulkan Mekanisme Stembus Akkoord
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan, selama inflasi berada dalam kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen, kondisi tersebut masih berada dalam kapasitas anggaran program MBG.
“Dampak dari inflasi kepada MBG, saya kira, kalau inflasinya masih 2,5 persen plus minus 1 persen itu tidak akan memengaruhi kualitas makanannya dan kualitas gizinya,” ujar Juda Agung dalam Media Gathering di Bogor, Kamis (1/10/2026).
Juda menilai pengendalian inflasi tetap penting, terutama untuk komoditas pangan.
Baca juga: Nakhoda KM Virgo Transport 8 Ditahan Usai Jadi Tersangka
Sebab, perubahan harga pangan dinilai berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok masyarakat menengah ke bawah.
“Terutama yang terkait dengan inflasi pangan, ini yang mengena langsung pada masyarakat. Masyarakat di (lapisan) tengah ke bawah ini memang benar-benar harus dikendalikan,” katanya.


