Korban Meninggal Gagal Ginjal Akut Bertambah, Total Jadi 190 Anak

Jakarta, Purnawarta – Dr Mohammad Syahril selaku juru bicara (Jubir) Kementerian Kesehatan RI mewakili pemerintah dalam melaporkan berita terbaru seputar kasus gagal ginjal akut di Indonesia.

Berdasarkan data Kamis (3/11/2022), tercatat sebanyak 323 kasus pasien terkena gagal ginjal, 190 anak di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Dari total kasus konfirmasi tersebut terjadi pengurangan dua kasus lantaran tidak ditemukan dugaan penyebabnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada rapat Komisi IX dengan DPR, menyampaikan ada 325 anak yang terkonfirmasi gagal ginjal akut.

“Kami ingin menyampaikan bahwa pencatatan dan pelaporan kasus gagal ginjal ini sangat dinamis, seperti hepatitis akut kemarin. Nah pengurangan dua orang kemarin karena dikeluarkan (exclude) dari catatan karena ternyata tidak ditemukan penyebab-penyebab dugaan kita,” ucapnya saat konferensi pers, Jumat (4/11).

Lebih lanjut, Syahril menyebut sebanyak 323 kasus gagal ginjal akut tersebar di 28 provinsi, DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus terbanyak. Kemudian disusul oleh Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, hingga Sumatera Barat.

Perubahan jumlah kasus pada gagal ginjal akut sangat mungkin terjadi secara drastis maupun perlahan, mengingat kasus ini masih dalam uji laboratorium untuk mencari penyebab pasti dan solusinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *