Kemhan: Pembekalan Calon Manajer Kopdes Bukan untuk Jadi Prajurit, Materi Taktis Militer Dihapus

Jakarta, Purna Warta – Kementerian Pertahanan RI mengungkapkan tujuan pembekalan bela negara dan manajerial untuk calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) bukanlah untuk dijadikan sebagai prajurit maupun Komponen Cadangan (Komcad).

“Saat ini, kegiatan diarahkan menjadi latihan pembekalan bela negara dan manajerial. Tujuannya bukan untuk membentuk peserta jadi prajurit ataupun Komcad,” kata Karo Infohan Setjen Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

Rico mengatakan, pembekalan difokuskan untuk membangun karakter disiplin, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, tanggung jawab, kemampuan kerja sama, serta kesiapan manajerial sebagai calon pengelola koperasi.

Kemenhan mengevaluasi secara bertahap, salah satunya mengubah terminologi Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) menjadi Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, dengan menghilangkan materi teknis dan taktis militer seperti menembak dan taktik regu senapan.

Aktivitas fisik hanya berupa olahraga ringan seperti senam pagi dan jalan kaki yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan peserta.

Kemenhan juga memperkuat pengawasan kesehatan melalui pemantauan harian, pemeriksaan lanjutan bagi peserta berisiko, serta penguatan mekanisme pelaporan keluhan dan rujukan medis.

Peserta dengan kondisi kesehatan tertentu mendapat perhatian khusus agar tidak mengikuti aktivitas berlebihan.

“Prinsip utama dari seluruh penyesuaian ini adalah keselamatan dan kesehatan peserta,” tegas Rico.

Sebagai bentuk perhatian, Kemenhan mengizinkan penggunaan ponsel pada waktu-waktu tertentu dan penerimaan kiriman dari keluarga sesuai mekanisme masing-masing satuan pendidikan, agar peserta tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga dan menjaga semangat.

Peserta yang mengalami kendala dapat menyampaikannya melalui jalur yang tersedia dan akan ditindaklanjuti secepatnya.

Rico menyampaikan apresiasi atas kritik dan masukan dari berbagai pihak, serta menegaskan bahwa Kemhan akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar kegiatan berjalan lebih aman, proporsional, edukatif, dan sesuai dengan tujuan program nasional.

“Tempat kita berjuang untuk Indonesia berbeda, namun tujuan kita sama yaitu mendorong kemajuan perekonomian di seluruh desa, kelurahan, dan daerah pesisir Indonesia melalui koperasi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *