Kemenkes: 5,5 Juta Warga Kalimantan dan Sumatera Terdampak Karhutla, 13.500 Alami ISPA

Jakarta, Purna Warta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan sebanyak 5,5 juta masyarakat Kalimantan dan Sumatera terdampak akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Jadi, wilayah yang terdampak populasinya hampir 5,5 juta di Kalimantan dan Sumatra. Bayangkan betapa Karhutla ini memberikan efek yang tidak menguntungkan pada 5,5 juta populasi masyarakat,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Dante mengungkapkan, total masyarakat yang masih positif Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga Kamis (27/8/2026) sekitar 4.000 orang. Total kumulatif masyarakat yang menderita ISPA dari bulan Juli sampai Agustus mencapai 13.500-an orang.

“13.500 orang yang kena ISPA, sebagian sudah sembuh dengan penanganan yang kita lakukan, tapi di hari kemarin itu ada 4.082 yang masih ISPA,” ujar dia.

Dante membantah bahwa peningkatan jumlah ISPA tahun ini disebabkan oleh lambatnya penanganan Kemenkes. Menurutnya, angka ISPA meningkat karena dampak kebakaran hutan yang lebih besar dibandingkan tahun lalu, bukan karena keterlambatan penanganan.

“Dampak kebakaran besar menyebabkan angka ISPA-nya itu meningkat, jadi keterlambatan penanganan itu tidak ada,” ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *