Jakarta, Purna Warta – Jakarta kini memiliki jembatan bergerak buka-tutup, atau bascule. Jembatan bascule pertama ini dibangun oleh Pemerintah Kota Jakarta Selatan di Jalan Gandaria, Kebayoran Baru. Jembatan ini diberi nama Jembatan Antar Kampung (JAK) Gandaria.
Baca juga: Penerimaan Negara 2026 Ditargetkan Tumbuh 9,8%, Pajak Jadi Pilar Utama
JAK Gandaria menghubungkan Jalan Gandaria I, RT. 001/RW. Keramat Pela, Kebayoran Baru, dengan Jalan Mulia 1, RT. 001/RW. 005, Kebayoran Lama Utara. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (16/8/2025), Jembatan Bascule ini memiliki panjang 9 meter dan lebar 1,5 meter.
Dengan lebar tersebut, jembatan ini hanya dapat dilintasi oleh satu sepeda motor dengan sedikit ruang tersisa di sisi kiri dan kanannya. Pijakan jembatan menggunakan plat besi berwarna abu-abu, dengan pagar pembatas setinggi kurang lebih satu meter berwarna putih-biru. Pegangan tangan (handrail) perak terpasang rapi tanpa dicat.
Baca juga: Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026 Melonjak Jadi Rp 335 Triliun
Di kedua ujung jembatan, terdapat tuas yang dapat diputar untuk mengangkat jembatan. Namun, tuas tersebut dikunci agar tidak sembarangan orang bisa memainkannya dan mengganggu mobilitas warga.
“Iya dikunci biar nggak dimainin orang. Dibukanya kalau mau ngeruk sampah aja,” kata seorang warga bernama Wati (35). Jembatan ini hanya akan diangkat saat proses pengerukan atau pembersihan sungai.
Saat dicoba, jembatan terasa sedikit bergoyang karena tidak ada tumpuan di bawahnya.


