HomeLainnyaOpini & CeritaDiduga Kelompok Silat Keroyok Ojol, Apa Tujuan Belajar Ilmu Bela Diri

Diduga Kelompok Silat Keroyok Ojol, Apa Tujuan Belajar Ilmu Bela Diri

PurnaWarta — Bela diri merupakan sebuah seni untuk menjaga diri sendiri dan membantu orang lain dari kedzaliman. Atau bahkan belajar ilmu beladiri hanya untuk sekedar menjalankan hobi. Namun apa jadinya jika bela diri dijadikan alat untuk menzalimi orang lain?
Salah satu penulis Kaskus menyatakan media sosial tengah dihebohkan dengan sebuah video yang menunjukkan sekelompok pemotor yang tergabung dalam konvoi yang diduga adalah sekelompok orang dari sebuah perguruan pencak silat yang terlibat keributan dengan seorang driver ojek online dan juru parkir.

Dilansir dari akun Instagram @ndorobei.official dijelaskan bahwa diduga kejadian tersebut terjadi di daerah Jombang dan terjadi pada Minggu, 7 Agustus 2022.

Adapun kronologis kejadian disebutkan oleh saksi yang juga merupakan terduga korban yang berprofesi sebagai juru parkir, bahwa semula dirinya melihat ada segerombolan pemuda konvoi menyerempet seorang driver ojek online. Namun, saat si juru parkir hendak menolong malah dirinya dikeroyok oleh beberapa orang yang diduga dari salah satu perguruan pencak silat.

Simpang siur pemberitaan sempat beredar di media sosial yang menyatakan kejadian tersebut terjadi di Yogyakarta, dan telah diklarifikasi oleh Kasubbag Humas Polresta Jogja, bahwa itu adalah berita hoax dan kejadian sebenarnya yaitu di Jombang, Jawa Timur.

Menurut informasi yang beredar terhadap adanya kejadian tersebut para pelaku telah diamankan oleh pihak Polres Jombang, dan telah diproses sebagaimana hukum yang berlaku.

 

Apa Sih Tujuan Belajar Beladiri, Benarkah Hanya untuk Gaya-gayaan dan Cari Musuh?

 

Dari adanya kejadian ini, ada beberapa pelajaran yang dapat diambil GanSis.
Ternyata masih banyak orang-orang yang bergabung di dalam sebuah perguruan beladiri yang dapat dikatakan belum paham apa maksud dan tujuan belajar ilmu beladiri.

Apa sih manfaat belajar dan tergabung dalam sebuah perguruan beladiri?
Berikut ini beberapa manfaat dan tujuannya.

1. Belajar Beladiri

Sebagaimana nama perkumpulannya yaitu beladiri, maka orang yang tergabung di dalamnya adalah untuk belajar ilmu beladiri.

Setelah memiliki ilmu beladiri sebagaimana yang diajarkan, tentu manfaat dan kegunaan ilmu tersebut juga untuk membela diri saat mendapatkan sebuah kejahatan, atau mendapati tindakan yang membutuhkan pembelaan diri.

2. Membantu Orang

Meskipun ilmu beladiri diutamakan untuk dikuasai agar bisa membela diri sendiri saat mendapatkan sebuah kejahatan, tapi ilmu ini juga dapat digunakan untuk menolong orang yang mendapatkan kejahatan atau membutuhkan perlindungan GanSis.

Hampir kebanyakan perguruan beladiri mengajarkan tenggang rasa dan berempati terhadap kesusahan orang lain, jadi tidak pernah dibenarkan ilmu beladiri digunakan untuk menyakiti orang lain.

3. Menambah Teman dan Saudara

Sebagaimana manfaat dari sebuah komunitas, tergabung di sebuah perguruan beladiri juga berfungsi untuk menambah teman dan saudara GanSis.

Tidak hanya teman dan saudara dari satu perguruan beladiri, melainkan juga dari orang sekitar yang pernah mendapatkan manfaat atau bantuan dari ilmu beladiri yang dipelajari.

4. Menghindari Kedzaliman

Orang yang tergabung di dalam sebuah perguruan beladiri biasanya akan diajarkan tentang cara bersabar, menyelesaikan masalah dengan mengontrol emosi, dan tidak langsung main pukul orang tanpa bicara baik-baik sebelumnya dan melihat masalah dengan konteks yang utuh.

Pelajaran tersebut diberikan agar tidak melakukan kedzaliman karena merasa diri kuat, dan tidak menindas yang lemah karena merasa besar.

Apa Sih Tujuan Belajar Beladiri, Benarkah Hanya untuk Gaya-gayaan dan Cari Musuh?

 

Itulah GanSis manfaat dari belajar dan tergabung di dalam perguruan beladiri atau pencak silat.

Belajar ilmu beladiri memang sudah seharusnya dibekali dengan kebijaksanaan dalam hidup GanSis, karena saat seseorang telah memiliki kekuatan biasanya mereka akan cenderung mengenyampingkan akal dan perasaan serta lebih memilih jalur kekerasan untuk penyelesaian setiap masalah yang dihadapi.

Oke, mudah-mudahan dari adanya kejadian ini dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi kita semua, pastinya untuk belajar hidup bijak dan menempatkan sesuatu sebagaimana tempat semestinya

Must Read

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 + eighteen =