Pasukan Saudi Gempur Area Permukiman di Sa’ada, Yaman, Teror Warga Sipil

Yaman

Sana’a, Purna Warta – Pasukan perbatasan Saudi kembali melepaskan rentetan tembakan artileri ke dua kawasan permukiman di provinsi Sa’ada, Yaman barat laut, dekat perbatasan dengan kerajaan tersebut.

Jaringan televisi berbahasa Arab, al-Masirah, mengutip sumber-sumber lokal yang berbicara tanpa menyebut nama, melaporkan bahwa bangunan dan properti warga sipil rusak atau hancur pada Sabtu (6 September 2025) akibat serangan pasukan Saudi yang menghantam distrik Razih dan Ghamr.

Belum ada laporan segera terkait kemungkinan korban jiwa.

Perkembangan ini terjadi ketika serangan lintas batas Saudi telah berubah menjadi kejadian hampir setiap hari, membahayakan keselamatan penduduk setempat.

Para pengamat mencatat bahwa pelanggaran ini sebagian besar diabaikan di panggung internasional, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa hanya memberikan perhatian kemanusiaan atau politik yang sangat minim.

Bahkan, badan-badan PBB disebut telah berhenti menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada komunitas perbatasan yang terdampak, mencerminkan kepatuhan lebih luas terhadap tekanan dari Amerika Serikat.

Meskipun Yaman menunjukkan komitmen terhadap deeskalasi dan mengarahkan upaya pencegahannya kepada rezim Israel, agresi Saudi terus berlangsung tanpa henti, mengabaikan sikap menahan diri pemerintah Sana’a.

Arab Saudi, bekerja sama dengan sekutu Arabnya serta dengan dukungan persenjataan dan logistik dari AS dan negara-negara Barat lainnya, melancarkan perang dahsyat terhadap Yaman pada Maret 2015.

Tujuannya adalah untuk menghancurkan gerakan perlawanan populer Ansarullah, yang menjalankan urusan pemerintahan di Yaman, serta mengembalikan rezim Abd Rabbuh Mansour Hadi yang bersahabat dengan Riyadh.

Namun, koalisi pimpinan Saudi telah gagal mencapai tujuan-tujuannya. Ratusan ribu warga Yaman telah terbunuh. Kini, Yaman menyaksikan krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *