Gaza, Purna Warta – Warga Palestina membawa jenazah Mohammed Abdul Salam Hassan Taha, seorang anak berusia empat tahun yang tewas dalam serangan Israel di kawasan Al-Zawayda, Gaza tengah, pada 23 Agustus 2026.
Tiga warga Palestina, termasuk seorang anak berusia empat tahun, tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangkaian serangan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza yang masih berada dalam kondisi pengepungan.
Layanan Pertahanan Sipil Gaza pada Minggu menyatakan bahwa dua warga Palestina tewas ketika pasukan Israel menyerang kawasan Al-Zawayda di Gaza tengah. Salah satu korban adalah Mohammed Abdul Salam Hassan Taha, yang baru berusia empat tahun.
“Dua korban tewas serta sejumlah korban luka dibawa ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah,” kata seorang petugas medis Pertahanan Sipil kepada kantor berita AFP.
Serangan Israel lainnya di Kamp Pengungsi Nuseirat, Gaza tengah, menewaskan seorang warga Palestina, menurut petugas penyelamat.
Kantor berita Palestina WAFA juga melaporkan serangan Israel lainnya di sekitar Kamp Pengungsi Al-Maghazi, di Jalan Salah al-Din, Gaza tengah.
Israel juga kembali melancarkan serangan menggunakan drone di Khan Younis, Gaza selatan, yang menyebabkan warga sipil tewas dan terluka, menurut sumber-sumber lokal. Pejabat kesehatan mengatakan tujuh orang yang terluka dalam serangan tersebut dibawa ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis untuk mendapatkan perawatan.
Dalam serangan terpisah, sebuah drone quadcopter Israel menargetkan kawasan Al-Shuja’iyya, sebelah timur Kota Gaza, dan melukai sejumlah orang, termasuk seorang wartawan berusia 33 tahun.
Serangan terbaru tersebut terjadi sehari setelah serangan drone Israel menargetkan keluarga Al-Hasanat di Deir al-Balah, Gaza tengah. Serangan itu menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, rangkaian serangan terbaru tersebut membuat jumlah warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel sejak perjanjian yang disebut sebagai gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025 mencapai 1.286 orang.
Sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023, lebih dari 73.400 warga Palestina telah tewas di wilayah tersebut, menurut data yang dikutip dalam laporan tersebut.


