Al-Quds, Purna Warta – Dua warga Palestina terluka pada Minggu malam ketika para pemukim Israel, yang dikawal oleh pasukan rezim, menyerang sebuah komunitas Badui di dekat Ramallah, menurut laporan media Palestina.
Menurut kantor berita WAFA, para pemukim yang didampingi tentara menyerbu komunitas Badui Arab al-Kaabneh, dekat Desa Taybeh, sebelah timur Ramallah. Mereka memukuli dua warga setempat hingga mengalami luka-luka dan memar.
Para penyerang juga menyerang sebuah ambulans milik Pemerintah Kota Silwad yang sedang menuju lokasi untuk memberikan pertolongan kepada para korban luka.
Televisi Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel bersama seorang pemukim menyerbu sejumlah rumah di Desa Deir Jarir, sebelah timur Ramallah.
Di Beita, sebelah selatan Nablus, para pemukim menyerang rumah milik Muti Salim al-Aqtash dan memutus aliran listriknya, menurut WAFA. Pasukan Israel kemudian menahan al-Aqtash. Beberapa jam sebelumnya, para pemukim juga telah memutus aliran listrik ke rumah warga Palestina lainnya di kota yang sama.
Di wilayah selatan, para pemukim menyerang sejumlah rumah di kawasan Safa, Beit Ummar, sebelah utara al-Khalil (Hebron), menurut laporan Televisi Palestina. Tidak ada laporan mengenai korban luka maupun kerusakan dalam serangan tersebut.
Komisi Perlawanan terhadap Tembok dan Permukiman Palestina telah mendokumentasikan lebih dari 14.742 serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel di seluruh Tepi Barat selama tiga tahun terakhir.
Para pejabat Palestina dan kelompok-kelompok hak asasi manusia menyatakan bahwa serangan-serangan tersebut, yang kerap dilakukan dengan perlindungan pasukan Israel, merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka.
Pasukan Israel dan para pemukim telah meningkatkan kekerasan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki. Dalam salah satu insiden baru-baru ini, para pemukim menyerang para petani di Tepi Barat serta membakar lahan dan properti milik mereka.
Pada awal pekan ini, warga sipil dan jurnalis juga terluka dalam serangan pemukim Israel di Tepi Barat. Seorang fotografer The Washington Post dipukuli oleh para pemukim bertopeng sebelum akhirnya diselamatkan oleh rekan-rekan kerjanya.
Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023, Tepi Barat juga mengalami peningkatan serangan dan penggerebekan oleh tentara Israel serta para pemukim. Mereka membunuh, menculik, dan melecehkan rakyat Palestina di berbagai wilayah yang diduduki.


