Pernyataan Keras Menteri Zionis terhadap Permintaan Kanselir Jerman untuk Menghentikan Perang di Lebanon

Jerman

Al-Quds, Purna Warta – Rekomendasi Kanselir Jerman kepada Netanyahu agar menghentikan perang dengan Lebanon memicu kemarahan Menteri Keuangan Zionis.

Menurut laporan Al Mayadeen, Menteri Keuangan rezim Israel, Bezalel Smotrich, menanggapi pernyataan terbaru Kanselir Jerman Friedrich Merz dengan mengatakan: “Saya katakan kepada Kanselir Jerman; masa ketika orang Jerman mendikte orang Yahudi di mana mereka harus tinggal sudah berakhir dan tidak akan kembali lagi.”

Dengan nada menuntut, ia juga menyatakan kepada Merz: “Kanselir Jerman harus menundukkan kepala dan meminta maaf seribu kali atas nama Jerman.”

Sebelumnya, pemerintah Jerman mengumumkan bahwa Merz dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri rezim Israel Benjamin Netanyahu meminta agar pertempuran di Lebanon dihentikan dan pembicaraan damai dengan pemerintah Beirut segera dimulai.

Ketegangan diplomatik ini muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap eskalasi perang di Lebanon, di mana berbagai negara Eropa dilaporkan semakin mendesak agar operasi militer Israel dihentikan guna mencegah perluasan konflik regional. Sementara itu, situasi di perbatasan selatan Lebanon terus memburuk akibat saling serang antara militer Israel dan kelompok perlawanan Hizbullah, yang menurut laporan lapangan terus melakukan serangan balasan terhadap posisi-posisi militer Israel.

Di sisi lain, dinamika perang ini juga memperdalam perpecahan di dalam Israel sendiri, di mana sebagian kalangan politik menilai bahwa operasi militer yang berlanjut di Lebanon berisiko menyeret negara tersebut ke konflik berkepanjangan tanpa tujuan strategis yang jelas. Kondisi ini memperkuat kekhawatiran komunitas internasional bahwa eskalasi di perbatasan Israel–Lebanon dapat berkembang menjadi perang regional yang lebih luas dan sulit dikendalikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *