Al-Quds, Purna Warta – Menurut pengakuan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, tentara “Israel” telah merilis laporan mengenai pertempuran pada hari sebelumnya dengan pasukan Hizbullah Lebanon dan di dalamnya menyebutkan korban dari pasukan komando maupun tentara biasa mereka.
Meskipun tentara rezim Israel mengakui adanya korban, terdapat indikasi sensor yang luas serta penyembunyian penyebab utama terjadinya korban tersebut.
Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth dalam laporannya juga mengabarkan peningkatan operasi Hizbullah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam menghadapi rezim Zionis, dan menyebutkan jumlah operasi tersebut telah mencapai 95 operasi.
Tentara rezim Zionis dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa pada Rabu malam lalu, Yuri Greenberg, salah satu pasukan komando dari unit Golani, tewas dalam pertempuran jarak dekat dan kontak langsung dengan pasukan Hizbullah.
Selain itu, empat anggota lain dari unit komando tersebut mengalami luka parah dan kondisi mereka dilaporkan kritis. Penyebab luka mereka disebutkan akibat hantaman mortir yang ditembakkan oleh pasukan Hizbullah.
Tentara rezim Israel juga menyatakan bahwa para prajurit tersebut telah terjebak dalam penyergapan pasukan Hizbullah dan disergap secara mendadak.
Dalam pernyataan lain terkait kejadian hari sebelumnya, tentara rezim tersebut juga mengumumkan bahwa seorang komandan batalion dan dua tentara terluka akibat tembakan rudal Hizbullah, dan kondisi salah satu dari mereka dilaporkan sangat serius.
Tentara Israel juga menyatakan bahwa seorang tentaranya terluka parah akibat tembakan dari pihak sendiri (friendly fire).
Selain itu, tentara rezim Zionis mengumumkan bahwa mereka terpaksa memindahkan 15 perwira dan tentara ke rumah sakit karena mengalami radang dingin dan penurunan suhu tubuh yang parah.
Klaim ini disampaikan meskipun berbagai gambar yang beredar dari tentara Israel di Lebanon selatan menunjukkan bahwa pasukan rezim tersebut berlindung di rumah-rumah warga Lebanon di daerah perbatasan.
Baca juga: Juru Bicara Netanyahu Mengundurkan Diri Setelah Rekaman Audio Bocor Mengungkap Kritik Keras
Surat kabar Yedioth Ahronoth juga mengakui bahwa Hizbullah pada hari sebelumnya melakukan 95 operasi, yang sebagian berupa penembakan rudal dan sebagian lainnya berupa konfrontasi langsung dengan tentara Israel.
Pada dini hari Kamis, rudal-rudal dari gerakan tersebut juga dilaporkan ditembakkan ke arah gedung Kementerian Pertahanan rezim Zionis di Tel Aviv (Kirya) serta pangkalan intelijen Dolphin.


