Al-Quds, Purna Warta – Juru bicara kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengundurkan diri setelah rekaman audio yang berisi kritik tajam dan bernada sinis terhadap sang perdana menteri bocor ke publik, menurut laporan media berbahasa Ibrani.
Baca juga: Al-Qassam: Serangan Kuat Iran Merupakan Respons Alami terhadap Pembantaian dan Agresi Zionis–Amerika
Pengunduran diri Ziv Agmon terjadi setelah beredarnya rekaman audio yang memperlihatkan dirinya mengkritik keras Netanyahu, keluarganya, serta pemerintahan sayap kanan yang dipimpinnya, demikian dilaporkan pada Kamis.
Dalam rekaman tersebut, Agmon dilaporkan menyalahkan Netanyahu atas kegagalan pada 7 Oktober dan menyatakan bahwa perdana menteri yang tengah berada di bawah tekanan itu seharusnya meninggalkan dunia politik setelah operasi besar yang dipimpin Hamas tersebut.
Menurut laporan Channel 12 News, yang pertama kali mengungkapkan temuan tersebut pada Selasa, Agmon menyebut Netanyahu sebagai sosok yang “sudah tua” dan mengatakan bahwa ia “sudah selesai” setelah peristiwa 7 Oktober 2023.
Menurut laporan media, juru bicara tersebut juga mengecam Netanyahu karena mengaitkan nasib rezim dengan kelangsungan politik pribadinya, seraya menambahkan bahwa karier politik perdana menteri itu pada dasarnya telah mencapai akhir.
Komentar yang bocor tersebut memicu dampak politik, meskipun rincian lebih lanjut mengenai waktu pengunduran diri Agmon maupun pernyataan resmi dari kantor Netanyahu belum dipublikasikan.
Peristiwa ini menambah tekanan internal yang semakin meningkat terhadap pemerintahan Netanyahu di tengah perang multi-front yang tidak populer, termasuk konflik melawan Republik Islam Iran.
Perang melawan Iran dilaporkan dimulai pada 28 Februari, ketika Teheran tengah terlibat dalam pembicaraan tidak langsung mengenai isu nuklir dengan Washington. Situasi tersebut memicu respons balasan besar dari Iran yang memaksa para pemukim berlindung di tempat perlindungan bawah tanah.
Pengunduran diri Agmon terjadi kurang dari satu tahun setelah Omer Dostri, juru bicara lain Netanyahu, juga mengundurkan diri akibat ketegangan dengan istri perdana menteri, Sara Netanyahu.


