Pejabat Gaza Mogok Makan untuk Protes Senjata Pangan Israel

Gaza, Purna Warta – Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza telah mengumumkan bahwa ia akan melakukan mogok makan penuh untuk memprotes penggunaan kelaparan oleh Israel sebagai senjata perang terhadap rakyat Palestina.

Baca juga: Jet Latih Angkatan Udara Bangladesh Jatuh di Sekolah di Dhaka, Tewaskan Sedikitnya 1 Orang

Mahmoud Basal, wajah publik tim penyelamat dan bantuan darurat Gaza, menyatakan pada hari Minggu bahwa ia akan memulai mogok makan tanpa batas waktu.

“Mogok makan saya bukan simbolis,” tegasnya. “Ini adalah tindakan perlawanan damai terhadap genosida yang berlangsung lambat.”

Ia menekankan bahwa, seperti lebih dari dua juta orang di Gaza, ia bertahan hidup dengan sisa-sisa makanan karena kekurangan pasokan dasar.

Basal menggambarkan “kelaparan dahsyat” yang melanda Gaza bukan sekadar krisis kemanusiaan, melainkan “kejahatan yang terdokumentasi.”

Melalui blokadenya terhadap Gaza, Israel telah memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan bantuan kemanusiaan. Organisasi hak asasi manusia mengatakan blokade tersebut merupakan inti dari kampanye genosida Israel yang sedang berlangsung di wilayah Palestina tersebut.

Baca juga: PBB Kecam Perintah Evakuasi Israel di Gaza Saat Warga Sipil Terjebak Bantuan Terhambat

Basal mendesak para pemimpin dunia, parlemen, Perserikatan Bangsa-Bangsa, akademisi, dan tokoh berpengaruh untuk mengambil tindakan segera karena kelaparan menyebar di Gaza.

Ia menyerukan pembukaan segera koridor kemanusiaan yang aman, pencabutan pengepungan Israel, dan penyelidikan internasional terhadap penggunaan kelaparan sebagai metode peperangan.

Basal juga memperingatkan bahwa jika tekanan global tidak ditingkatkan, kebijakan Israel akan mengarah pada pemusnahan perlahan penduduk Gaza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *