Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Qatar Dilaporkan Menjadi Sasaran Serangan

Poigoh

Tehran, Purna Warta  – Sejumlah sumber lokal pada Kamis dini hari melaporkan sirene serangan udara berbunyi di Bahrain, Kuwait, Yordania, dan Qatar setelah peluncuran rudal balistik dari Iran.

Menurut laporan Fars News Agency, kementerian dalam negeri Bahrain, Kuwait, dan Qatar menyatakan dalam keterangan resmi bahwa sirene peringatan serangan udara diaktifkan menyusul peluncuran rudal balistik dari Iran.

Beberapa sumber kemudian membagikan rekaman yang diklaim memperlihatkan sistem pertahanan udara Patriot di Bahrain, Kuwait, dan Qatar sedang mencegat rudal-rudal Iran.

Media Irak Sabereen News melaporkan bahwa selain Bahrain dan Qatar, pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait juga menjadi sasaran serangan udara Iran.

Pejabat militer Kuwait, Qatar, dan Bahrain mengatakan bahwa sistem pertahanan udara di negara-negara tersebut sedang berupaya menghadapi rudal dan pesawat nirawak yang datang.

Sumber-sumber Irak juga menyebutkan bahwa suara ledakan di Kuwait terdengar cukup keras hingga dapat didengar di sejumlah wilayah negara tersebut.

Sabereen News selanjutnya melaporkan bahwa markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain menjadi sasaran serangan rudal dan drone Iran.

Beberapa menit kemudian, sumber-sumber lokal melaporkan bahwa sirene peringatan serangan udara juga diaktifkan di Pangkalan Udara Muwaffaq al-Salti di kawasan Azraq, Yordania, yang menjadi lokasi penempatan personel militer Amerika Serikat.

Sejumlah media kemudian menerbitkan gambar yang diklaim memperlihatkan rudal Iran menghantam secara langsung markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *