Tehran, Purna Warta – Kepala Badan Antariksa Iran (Iranian Space Agency/ISA) mengatakan bahwa visi strategis Pemimpin Syahid Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, menjadi landasan bagi pengembangan jangka panjang industri antariksa negara tersebut.
Dalam wawancara yang disiarkan televisi pada Rabu, Hassan Salarieh mengatakan bahwa Pemimpin Syahid secara konsisten mendukung program antariksa Iran dan memandang teknologi antariksa sebagai salah satu bidang maju dan strategis yang berkontribusi terhadap penguatan kekuatan nasional.
Menurut pejabat tersebut, pengaruh sang Pemimpin terhadap perkembangan industri antariksa Iran dapat dipahami melalui tiga bidang utama, yaitu pemberian arahan strategis, perumusan kebijakan nasional, dan pengawasan strategis terhadap kemajuan teknologi.
Salarieh mengatakan bahwa bidang pertama adalah arahan strategis yang berkelanjutan serta dukungan Pemimpin terhadap pengembangan teknologi-teknologi maju.
Ia menjelaskan bahwa setiap kali Pemimpin menekankan pentingnya pengembangan sektor-sektor seperti teknologi antariksa, nanoteknologi, dan bioteknologi, arahan tersebut secara efektif menjadi pedoman strategis bagi para peneliti, insinyur, dan tenaga ahli, sekaligus menciptakan dorongan baru bagi kemajuan ilmu pengetahuan.
Menurut Salarieh, dukungan tersebut juga melampaui kalangan ilmiah, mendorong para pembuat kebijakan, legislator, dan lembaga pendanaan untuk memandang diri mereka bertanggung jawab dalam memajukan prioritas-prioritas tersebut serta menciptakan koordinasi yang lebih baik antarsektor.
Bidang kedua, lanjut Salarieh, adalah pengintegrasian visi Pemimpin ke dalam kerangka strategi nasional yang lebih luas.
Ia mengatakan bahwa arahan Pemimpin tidak hanya tercermin dalam pidato-pidato publiknya, tetapi juga dalam kebijakan umum Republik Islam, berbagai dokumen strategi nasional, serta rencana pembangunan nasional lima tahunan yang disusun secara berkesinambungan.
Adapun bidang ketiga, menurut Salarieh, adalah pengawasan langsung Pemimpin terhadap perkembangan teknologi.
Ia mengatakan bahwa berbagai pencapaian besar di sektor antariksa secara rutin dilaporkan kepada Pemimpin oleh Kementerian Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui ringkasan eksekutif maupun laporan terperinci.
Menurutnya, Pemimpin kemudian memberikan masukan strategis, termasuk dukungan dan arahan yang bersifat tertutup, yang membantu menentukan arah masa depan industri antariksa Iran.
Menyoroti pemahaman mendalam Pemimpin mengenai teknologi antariksa, Salarieh mengatakan bahwa salah satu contohnya adalah pertanyaan Ayatullah Khamenei mengenai rencana Iran untuk memperoleh akses dan melakukan operasi di orbit geostasioner Bumi (Geostationary Earth Orbit/GEO), yang berada sekitar 36.000 kilometer di atas permukaan Bumi.
Ia mengatakan bahwa pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa visi Pemimpin tidak hanya berfokus pada pencapaian jangka pendek di orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO), tetapi lebih mengarah pada pengembangan jangka panjang satelit komunikasi dan telekomunikasi.
Meskipun peluncuran ke orbit rendah Bumi tetap merupakan pencapaian besar, Salarieh mengatakan bahwa perhatian Pemimpin terhadap orbit geostasioner mencerminkan pemahamannya mengenai arti penting strategis orbit tersebut serta perannya yang sangat penting dalam pengembangan ekonomi antariksa.
Proyek antariksa berjalan lebih cepat dibanding sebelumnya
Menanggapi dampak gelombang agresi Amerika Serikat dan Israel terbaru yang, menurutnya, dilakukan tanpa provokasi terhadap Iran, Salarieh mengatakan bahwa sejumlah fasilitas yang berkaitan dengan industri antariksa negara itu mengalami kerusakan akibat menjadi sasaran serangan musuh.
Ia mengatakan bahwa pihak-pihak yang memusuhi Iran berupaya menghambat kemajuan negara tersebut karena industri antariksa merupakan salah satu teknologi pendukung utama, yang kemajuannya turut mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di berbagai bidang.
Namun demikian, menurut Salarieh, serangan terhadap infrastruktur fisik tidak dapat menghentikan industri berbasis pengetahuan yang dibangun di atas keahlian para spesialis Iran.
Ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan kemampuan teknologi tidak dapat dihancurkan. Gedung maupun peralatan yang rusak dapat dibangun kembali atau diganti, bahkan dengan fasilitas yang lebih canggih.
Salarieh mengatakan bahwa berbagai proyek antariksa Iran saat ini justru dilaksanakan dengan kecepatan yang lebih tinggi dibanding sebelumnya, dengan para ilmuwan dan tenaga ahli bekerja dengan tekad dan motivasi yang semakin besar.
Ia juga mengatakan bahwa para pelaku sektor antariksa kini memikul tanggung jawab yang lebih besar terhadap kemajuan negara setelah kesyahidan sang Pemimpin, sehingga menjadi keharusan untuk melanjutkan program antariksa nasional dengan tekad yang lebih kuat.
Menutup pernyataannya, pejabat tersebut menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan industri antariksa Iran dengan laju yang lebih tinggi lagi “sebagai bentuk pemenuhan baiat kami” kepada putra sekaligus penerus Pemimpin Syahid, Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei.
“Dengan mengandalkan kemampuan para ilmuwan dan kaum cendekiawan Iran, kami akan berupaya mengangkat industri ini ke tingkat pencapaian yang lebih tinggi serta semakin memperkuat posisi Republik Islam di bidang antariksa.”


