Organisasi Kerja Sama Islam: Serangan Israel ke al-Khalil Bertujuan Mengusir Paksa Warga Palestina

Kerjasama Islami

Al-Quds, Purna Warta – Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyatakan bahwa serangan besar-besaran pasukan pendudukan Israel ke Kota al-Khalil (Hebron) merupakan bagian dari konspirasi untuk memaksa warga Palestina meninggalkan tanah air mereka.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Tasnim, kecaman tersebut disampaikan di tengah berbagai reaksi terhadap operasi militer besar-besaran tentara Israel di al-Khalil, wilayah selatan Tepi Barat yang diduduki. Serangan itu dilancarkan setelah sebuah operasi anti-Israel pada Jumat yang mengakibatkan sedikitnya enam personel militer Israel tewas atau terluka.

Menanggapi situasi tersebut, Organisasi Kerja Sama Islam menyerukan intervensi internasional segera untuk menghentikan agresi dan pengusiran paksa warga Palestina di al-Khalil.

Sekretaris Jenderal OKI, Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengecam serangan brutal Israel yang telah memaksa sedikitnya 2.000 orang meninggalkan rumah mereka.

Ia menyatakan bahwa tindakan Israel merupakan bagian dari eskalasi berbahaya dan sejalan dengan kebijakan pembersihan etnis serta pengusiran paksa warga Palestina yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel dan para pemukim ilegalnya.

Sekretaris Jenderal OKI tersebut juga memperingatkan bahaya rencana perluasan permukiman Israel di Tepi Barat, yang bertujuan mengubah komposisi demografis dan kondisi geografis Kota al-Khalil beserta wilayah sekitarnya.

Ia menegaskan bahwa penghancuran sistematis dan pengusiran penduduk secara besar-besaran merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional dan Konvensi Jenewa.

Ia juga menyoroti berlanjutnya tindakan Israel yang menodai kesucian tempat-tempat ibadah di Kota al-Khalil. Tindakan tersebut, termasuk penutupan Masjid Ibrahimi secara berulang dan pelarangan akses bagi para jemaah, dinilainya sebagai tindakan tercela sekaligus serangan nyata terhadap kebebasan beribadah dan kesucian tempat-tempat suci.

Sekretaris Jenderal OKI menegaskan bahwa pasukan pendudukan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas konsekuensi kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina.

Ia menyerukan agar masyarakat internasional dan Dewan Keamanan PBB segera mengambil langkah-langkah konkret dan efektif untuk menghentikan agresi terhadap al-Khalil, mencegah pengusiran penduduk, meminta pertanggungjawaban pihak pendudukan atas kejahatan mereka, serta segera memberikan perlindungan internasional kepada rakyat Palestina.

Pernyataan tersebut muncul setelah pasukan pendudukan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Kota al-Khalil, di selatan Tepi Barat, sejak Jumat pagi. Serangan itu dilaporkan telah menyebabkan sedikitnya 2.000 warga Palestina terusir dari rumah mereka.

Wali Kota al-Khalil mengatakan bahwa dalam rangkaian tindakan yang disebutnya sebagai kejahatan Israel di Tepi Barat, pasukan pendudukan telah menghancurkan sebuah rumah tinggal serta sejumlah bangunan komersial dan industri di kota tersebut. Selain itu, lebih dari 2.000 warga Palestina dipaksa mengosongkan tempat tinggal mereka.

Ia menambahkan bahwa Kota al-Khalil dan sejumlah desa di sekitarnya kini berada dalam kepungan penuh pasukan militer Israel. Dalam beberapa jam terakhir, pasukan pendudukan juga dilaporkan telah menangkap puluhan warga Palestina di kota tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *