New York, Purna Warta – Seorang anggota senior parlemen Iran memperingatkan rezim Israel bahwa satu kesalahan perhitungan saja dalam mengambil tindakan terhadap Republik Islam Iran dapat membuat wilayah pendudukan tidak layak huni dalam waktu kurang dari satu jam.
Ebrahim Azizi, Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, menyampaikan pernyataan tersebut melalui akun X miliknya pada Sabtu. Ia juga mengunggah sebuah peta terperinci yang menunjukkan berbagai infrastruktur penting di wilayah pendudukan Palestina.
Peta tersebut menampilkan sejumlah fasilitas utama, termasuk instalasi desalinasi air laut, pembangkit listrik, kilang minyak, jembatan strategis, titik-titik sempit yang menjadi jalur penting, fasilitas nuklir Dimona, serta jalur energi utama. Peta itu dimaksudkan untuk menyoroti kerentanan infrastruktur rezim Israel yang terkonsentrasi di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi.
“Satu kesalahan perhitungan saja sudah cukup: wilayah pendudukan dapat menjadi tidak layak huni dalam waktu kurang dari satu jam,” tulis Azizi.
Peringatan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan serta ancaman agresi yang berulang kali dilontarkan oleh Washington dan Tel Aviv.
Para pejabat senior Iran berulang kali menegaskan bahwa Republik Islam Iran sepenuhnya siap memberikan respons menyeluruh dan berlapis terhadap setiap serangan. Mereka menyatakan bahwa tidak akan ada batasan atau pengekangan dalam menargetkan kepentingan pihak-pihak yang melakukan agresi maupun para pendukungnya.
Para komandan militer Iran juga menegaskan bahwa kapal-kapal perang Amerika Serikat tidak berani mendekati perairan Iran di kawasan Teluk Persia.
Iran menegaskan bahwa negaranya tidak menginginkan perang ataupun agresi. Namun, Teheran menyatakan tidak akan pernah tunduk pada penggunaan kekuatan atau intimidasi dan tetap siap mempertahankan kedaulatannya dari segala bentuk ancaman.


