Netanyahu: Saya Secara Pribadi Berupaya Memindahkan Warga Palestina dari Gaza

Gaza netan

Al-Quds, Purna Warta – Perdana Menteri rezim Israel menegaskan bahwa dirinya secara pribadi tengah berupaya mendorong pemindahan paksa warga Palestina dari Jalur Gaza. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan pembicaraan dengan sejumlah negara yang bersedia menerima warga Palestina.

Di tengah kondisi ketika rezim Israel terus melakukan tindakan yang membuat penduduk Gaza kehilangan berbagai kebutuhan dasar untuk hidup, dengan tujuan memaksa mereka meninggalkan wilayah tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam wawancara dengan Channel 7 televisi Israel bahwa “setiap warga Palestina di Gaza harus memiliki kebebasan untuk meninggalkan wilayah itu.”

Ia menegaskan bahwa persoalan utamanya adalah menemukan negara-negara yang bersedia menerima warga Palestina.

Mengutip kantor berita ISNA, Netanyahu menambahkan, “Saya secara pribadi sedang berupaya dengan sungguh-sungguh untuk memajukan persoalan ini. Langkah-langkah awal telah dimulai, tetapi saya tidak ingin membahas perinciannya.”

Meski demikian, perdana menteri Israel tersebut tidak mengungkapkan nama negara-negara yang diajak berunding ataupun hasil dari komunikasi yang telah dilakukan.

Netanyahu juga mengklaim bahwa sekitar 150.000 warga Palestina telah meninggalkan Jalur Gaza selama bertahun-tahun perang berlangsung. Tanpa menyertakan bukti untuk mendukung perkiraan tersebut, ia menyatakan bahwa jika kesempatan untuk pergi tersedia, setidaknya 60 persen penduduk Gaza mungkin akan meninggalkan wilayah itu.

Mengenai kehadiran militer Israel di Gaza, Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan mundur dari wilayah-wilayah yang telah dimasuki pasukannya. Ia mengatakan, “Kendali akan selalu berada di tangan kami. Kami berada di wilayah-wilayah ini dan tidak akan meninggalkannya.”

Pernyataan Netanyahu tersebut, yang disampaikan ketika Jalur Gaza masih menghadapi kehancuran luas dan krisis kemanusiaan, semakin meningkatkan kekhawatiran mengenai kemungkinan pemindahan paksa warga Palestina. Sementara itu, warga Palestina dan negara-negara Arab telah menyatakan penolakan terhadap berbagai upaya untuk mengosongkan Gaza dari penduduk aslinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *