Al-Quds, Purna Warta – Militer Israel mengklaim telah membunuh dua anggota Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, dalam dua serangan terpisah di Khan Younis, Gaza selatan. Salah satu dari kedua orang tersebut disebut pernah menjadi pengawal pribadi Yahya Sinwar, mantan pemimpin Hamas.
Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengklaim bahwa dua anggota Brigade Al-Qassam tewas dalam serangan yang dilancarkan di wilayah Khan Younis. Menurut laporan kantor berita Palestina Sama, salah satu anggota yang disebut dalam pernyataan tersebut adalah Rizq Suhail Suleiman Abu Shuhma, yang menurut militer Israel sebelumnya pernah menjadi pengawal pribadi Yahya Sinwar. Sementara itu, orang kedua disebut bernama Hazem Musa dan diklaim sebagai anggota pasukan elit Hamas.
Militer Israel menyatakan bahwa kedua anggota tersebut menjadi sasaran dalam dua serangan udara yang dilakukan secara terpisah di Khan Younis, di bagian selatan Jalur Gaza. Menurut klaim militer Israel, Hazem Musa tewas dalam serangan udara di Khan Younis pada Minggu, sedangkan Rizq Suhail Suleiman Abu Shuhma menjadi sasaran dalam serangan terpisah pada Senin.
Militer Israel juga mengeklaim bahwa Musa turut berpartisipasi dalam serangan terhadap pangkalan militer Re’im pada 7 Oktober. Militer Israel selanjutnya menuduh bahwa kedua anggota tersebut sedang merencanakan operasi baru terhadap pasukan Israel. Atas dasar klaim tersebut, militer Israel menyatakan bahwa serangan terhadap Khan Younis dilakukan dengan tujuan “menghilangkan ancaman” serta “menghancurkan kemampuan Hamas”.
Klaim mengenai identitas dan aktivitas kedua korban tersebut disampaikan oleh militer Israel dan tidak disertai verifikasi independen dalam laporan yang menjadi sumber berita ini. Serangan tersebut berlangsung di tengah situasi Jalur Gaza yang masih menghadapi ketegangan dan kekerasan, sementara persoalan perlindungan warga sipil, akses bantuan kemanusiaan, serta keberlangsungan gencatan senjata tetap menjadi perhatian utama masyarakat internasional.


