Majelis Dunia Kebangkitan Islam: Penggunaan Kelaparan Massal oleh Israel di Gaza Merupakan Kejahatan Perang

Gaza, Purna Warta – Majelis Dunia Kebangkitan Islam mengecam keras penggunaan kelaparan massal oleh rezim Israel sebagai senjata perang terhadap rakyat Palestina yang tak berdaya di Jalur Gaza.

Baca juga: Pejabat Gaza Peringatkan 100.000 Anak Terancam Kematian Akibat Kelaparan yang Diberlakukan Israel

Dalam pernyataan tegas pada hari Kamis, badan global tersebut mengatakan bahwa tindakan tidak manusiawi rezim Israel tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Para penjahat Zionis telah melanggar semua garis merah kemanusiaan, hukum, dan politik, menggunakan kelaparan dan metode distribusi makanan baru sebagai senjata terhadap lebih dari dua juta penduduk Gaza untuk memaksa mereka menyerah,” tambahnya.

Disebutkan bahwa metode baru rezim Tel Aviv bertujuan untuk membuat warga Palestina kelaparan hingga mati jika gagal membunuh mereka secara langsung dalam perang.

Majelis Kebangkitan Islam Dunia menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejahatan mengerikan rezim teroris Israel di Jalur Gaza.

Ditegaskan bahwa Israel terus melakukan pembantaian brutal terhadap perempuan, anak-anak, dan lansia Palestina yang tidak bersalah, sementara dunia menyaksikan rezim tersebut menggunakan kelaparan sebagai senjata perang dan telah menciptakan “bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza.”

Menurut pernyataan tersebut, insiden-insiden baru-baru ini di Gaza telah mengungkap hakikat sebenarnya dari apa yang disebut peradaban Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Eropa, dan dukungan penuh mereka terhadap rezim kriminal tersebut yang lebih dari sebelumnya.

Pernyataan tersebut menyerukan kepada semua kelompok, asosiasi, pemerintah, LSM, dan negara untuk sepenuhnya mendukung rakyat Palestina yang tertindas dan memberikan tekanan kepada rezim pendudukan dan sekutunya.

Semua organisasi internasional dan negara-negara di seluruh dunia berkewajiban untuk memaksa rezim Israel segera menghentikan kejahatannya di Gaza, tegas pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut juga menyerukan kepada negara-negara Muslim dan negara-negara merdeka di dunia untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan mencegah bencana di Jalur Gaza yang terkepung.

Organisasi Islam global tersebut mendesak Mahkamah Pidana Internasional untuk menyelidiki secara serius kejahatan Israel di Gaza dan meminta pertanggungjawaban para pelaku atas tindakan mereka.

Baca juga: Hamas Balas AS atas Tuduhan Gencatan Senjata, Sebut Netanyahu Penghambat Sebenarnya

Pernyataan tersebut menyatakan dukungannya terhadap perlawanan yang sah dan legal rakyat Palestina dalam menghadapi penjajah Zionis, dengan menegaskan kembali bahwa perlawanan sama dengan hak mutlak untuk membela diri.

Pernyataan tersebut juga mendesak semua negara Muslim untuk tetap waspada dalam menghadapi konspirasi musuh dan membela hak-hak rakyat Palestina yang tertindas.

Isu Palestina adalah isu utama dunia Muslim, kata badan dunia tersebut, yang menyatakan dukungan tegasnya terhadap perjuangan rakyat Palestina hingga pembebasan Palestina sepenuhnya dan berdirinya negara Palestina merdeka dengan al-Quds sebagai ibu kotanya.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan dalam sebuah pengarahan pada hari Rabu bahwa Gaza menghadapi “kelaparan massal” buatan manusia akibat blokade bantuan Israel di wilayah tersebut.

Setidaknya 100 warga Palestina lainnya, termasuk 34 orang yang menunggu bantuan, tewas dalam serangan Israel hanya dalam 24 jam terakhir. Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan bahwa pasukan Israel telah menembak mati lebih dari 1.000 pencari bantuan di titik-titik distribusi makanan dalam beberapa bulan terakhir.

Meskipun bantuan menumpuk di luar perbatasan Gaza, akses tetap dikontrol dengan ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *