Klaim Lembaga Zionis: Jumlah Korban Jiwa Israel Sejak Awal Perang Mencapai 1.986 Orang

Israel Iran

Al-Quds, Purna Warta – Menurut laporan Kamis dari kantor berita Palestina Safa, berdasarkan data dari Institut Studi Keamanan Dalam Negeri Israel (INSS), sejak awal perang hingga kini sebanyak 1.986 warga Israel tewas, di antaranya 919 orang merupakan militer.

Baca juga: Hamas: Zionis Menyembunyikan Kejahatan dengan Melarang Masuknya Jurnalis

Korban terbanyak tercatat di front Gaza, dengan 1.724 orang tewas. Selain itu, 255 warga Israel ditawan, dan dari jumlah tersebut, 13 jenazah masih berada di Gaza.

Jumlah korban luka Israel sejak awal perang sejauh ini mencapai 30.135 orang. Sekitar 164.500 warga Israel terpaksa meninggalkan rumah mereka, termasuk 74.600 orang yang berasal dari kawasan sekitar Jalur Gaza.

Lembaga tersebut menambahkan bahwa sejauh ini 51 drone telah diluncurkan dari Gaza ke arah Israel, dan selama perang, 300.000 pasukan cadangan telah dipanggil—sebagian besar untuk front Gaza. Total serangan terhadap Israel mencapai 37.500 roket dan rudal, lebih dari 10.200 di antaranya ditembakkan dari Gaza.

Front Tepi Barat dan al-Quds (Yerusalem)

Di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem, selama perang, 76 warga Israel tewas dan 565 orang terluka, termasuk 32 tentara.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa, untuk pertama kalinya sejak Intifada al-Aqsa, militer pendudukan melancarkan 129 serangan udara, sebagian besar di wilayah utara Tepi Barat, serta mengosongkan atau menghancurkan tiga kamp pengungsi di Jenin dan Tulkarem.

Selain itu, pasukan pendudukan Israel melakukan 15.456 penangkapan dan melaksanakan total 10.496 operasi di Tepi Barat, termasuk 6.539 insiden lempar batu dan 1.215 serangan bom molotov.

Front Iran

Menurut klaim lembaga tersebut, dalam bentrokan singkat pada bulan Juni tahun ini, 33 warga Israel tewas akibat 950 rudal Iran yang menghantam wilayah pendudukan, sementara 3.550 orang terluka.

Baca juga: Hamas: RUU Pencaplokan Ilegal Tepi Barat Ungkap Watak ‘Kolonial’ Israel

Front Lebanon

Di front Lebanon, serangan rudal dan drone Hizbullah menyebabkan 132 warga Israel tewas. Sebanyak 17.300 roket dan 593 drone diluncurkan ke arah target Israel, dan sekitar 68.500 warga Israel dari wilayah utara terpaksa mengungsi.

Front Yaman

Terkait front Yaman, lembaga tersebut menyebutkan bahwa serangan rudal dan drone pasukan Yaman menyebabkan sedikitnya satu warga Israel tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka.

Dari 500 rudal dan drone yang diluncurkan dari Yaman, sekitar 70 rudal dan puluhan drone dilaporkan mengenai sasaran di dalam wilayah Israel.

Sebagai akibatnya, Pelabuhan Eilat kehilangan 80 persen kapasitas operasionalnya. Militer Israel kemudian melancarkan 19 gelombang serangan udara ke Yaman, menghantam 90 target.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *