Al-Quds, Purna Warta – Seorang jurnalis Zionis menyoroti percakapan telepon antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Iran.
Menurut laporan Kantor Berita Al Mayadeen, Barak Ravid, jurnalis Kanal 12 televisi Israel, mengutip seorang pejabat Amerika yang mengklaim bahwa Donald Trump telah menegaskan kepada Benjamin Netanyahu bahwa kesepakatan dengan Iran merupakan kesepakatan yang sangat baik dan bahwa saatnya telah tiba untuk mengakhiri perang.
Ravid menambahkan bahwa Netanyahu sebelumnya tidak mengetahui posisi terbaru Trump terkait kesepakatan dengan Iran. Oleh karena itu, ia merasa terkejut dengan perkembangan tersebut dan kini menghadapi situasi yang sulit.
Seorang pejabat Amerika lainnya juga menyatakan bahwa Netanyahu tidak banyak menyampaikan keberatan dalam percakapan teleponnya dengan Trump. Menurut pejabat tersebut, Netanyahu memahami bahwa proses menuju kesepakatan berada pada tahap yang sangat dekat dengan penyelesaian dan ia tidak memiliki kemampuan untuk menghentikan jalannya proses tersebut.
Sebelumnya, media Axios mengutip sejumlah sumber dan pejabat Amerika yang melaporkan adanya kekhawatiran di Washington bahwa Benjamin Netanyahu dapat memainkan peran yang mengganggu atau menggagalkan proses tersebut, bahkan apabila kesepakatan dengan Iran telah mencapai tahap final.
Laporan itu muncul di tengah kondisi di mana kebijakan dan posisi Amerika Serikat dan Israel dalam berbagai isu regional—terutama yang berkaitan dengan Iran—selama ini sering digambarkan sebagai memiliki tingkat koordinasi yang tinggi.
Perlu dicatat bahwa pernyataan-pernyataan dalam laporan ini berasal dari klaim sumber-sumber yang dikutip media dan mencerminkan penilaian serta pandangan para narasumber tersebut mengenai dinamika hubungan antara Washington, Tel Aviv, dan Teheran.


