Al-Akhbar: Lebanon Termasuk dalam Nota Kesepahaman Pengakhiran Perang

Iran As

Beirut, Purna Warta – Sumber-sumber yang mengetahui perkembangan perundingan mengatakan kepada surat kabar Lebanon Al-Akhbar bahwa data dan indikasi politik menunjukkan Republik Islam Iran telah menerima tanggapan akhir dari Amerika Serikat yang mencakup dimasukkannya Lebanon ke dalam nota-nota kesepahaman yang berkaitan dengan pengakhiran perang di kawasan.

Menurut laporan sumber-sumber tersebut menyatakan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah melakukan tiga kali percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terkait isu Lebanon.

Sumber-sumber itu menjelaskan kepada Al-Akhbar bahwa nota kesepahaman yang diusulkan tidak hanya terbatas pada gencatan senjata, tetapi juga mencakup penghentian penuh operasi militer, penetapan jadwal penarikan pasukan pendudukan dari wilayah Lebanon, penghentian operasi penghancuran, serta pembebasan para tahanan.

Dalam konteks yang sama, sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa di tengah perkembangan kawasan yang berlangsung cepat—khususnya ketahanan Iran dan meningkatnya kekhawatiran terhadap perluasan rencana serta strategi Israel di kawasan—sikap Arab Saudi terhadap Hizbullah belakangan ini dinilai lebih realistis dibandingkan periode-periode sebelumnya yang cenderung lebih keras.

Mereka juga menyatakan bahwa isyarat dari pihak Amerika mengenai kemungkinan keterlibatan Suriah dalam urusan Lebanon lebih banyak berada pada ranah tekanan politik dan media daripada sebagai opsi yang benar-benar akan diterapkan. Menurut sumber tersebut, pemerintah Suriah telah menyampaikan kepada pihak-pihak terkait bahwa mereka tidak berminat melakukan intervensi langsung di Lebanon dan memandang hubungan dengan Lebanon dalam kerangka koordinasi resmi dan penghormatan terhadap kedaulatan negara.

Pada akhir laporannya, sumber-sumber tersebut menegaskan bahwa di tengah berbagai upaya internasional untuk membangun kesepahaman yang dapat membatasi eskalasi dan memperkuat stabilitas kawasan, perkembangan-perkembangan ini mencerminkan fase regional yang sangat sensitif, yang disertai perubahan sikap politik pada berbagai tingkatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *