Al-Quds, Purna Warta – Israel, meskipun gencatan senjata di Gaza masih berlaku, terus melakukan serangan dan dalam sebuah serangan udara menewaskan kepala kepolisian Provinsi Gaza.
Menurut kantor berita Mehr, Kementerian Dalam Negeri Gaza beberapa saat lalu mengumumkan bahwa Jamal Abu Kamil, yang juga dikenal dengan nama Abu Riyadh, kepala kepolisian Provinsi Gaza, tewas dalam serangan udara yang menyasar kendaraannya di Jalan al-Rashid.
Sementara itu, media Israel beberapa jam sebelumnya, mengutip juru bicara militer Israel, mengklaim bahwa Hudzaifah Khawari (Hudzaifah Qawareh), seorang komandan kompi di sayap militer Hamas, tewas dalam sebuah serangan di Khan Younis.
Berita tersebut menggambarkan salah satu persoalan utama dalam pelaksanaan gencatan senjata di Gaza, yaitu tetap berlangsungnya operasi militer dan serangan terhadap individu yang oleh Israel dianggap sebagai anggota atau komandan kelompok bersenjata, meskipun kesepakatan gencatan senjata masih berlaku.
Serangan terhadap aparat kepolisian Gaza memiliki dimensi khusus karena kepolisian merupakan lembaga sipil yang bertanggung jawab atas ketertiban umum. Namun, dalam konteks perang Gaza, Israel telah berulang kali menuduh berbagai aparat keamanan Gaza memiliki hubungan dengan Hamas. Sebaliknya, pihak Palestina menilai serangan terhadap aparat sipil sebagai bagian dari pelanggaran terhadap gencatan senjata dan semakin memperburuk kondisi keamanan masyarakat.
Situasi tersebut juga berkaitan dengan persoalan yang lebih luas dalam tahap kedua kesepakatan gencatan senjata Gaza. Salah satu tantangan utamanya adalah bagaimana memastikan penghentian operasi militer secara berkelanjutan, penarikan pasukan Israel, pembebasan sandera dan tahanan sesuai kesepakatan, serta pembentukan mekanisme keamanan dan pemerintahan di Gaza.


