Gaza, Purna Warta – Gerakan Hamas memperingatkan dampak dari meningkatnya kejahatan rezim Zionis di Al-Quds yang diduduki.
Menurut laporan pemberitaan di Palestina, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dalam sebuah pernyataan mengatakan, “Kami memperingatkan meningkatnya kejahatan perang yang dilakukan oleh rezim pendudukan serta konsekuensi dari pengumuman operasi militer besar-besaran di Kamp Al-Shu’afat dan Kota Anata, di timur laut Al-Quds yang diduduki.”
Pernyataan tersebut menyebutkan, “Kota Al-Quds beserta permukiman dan kamp-kampnya akan tetap menjadi wilayah Palestina secara utuh, dan mesin perang rezim Zionis tidak akan pernah mampu mewujudkan rencana dan proyek permukimannya.”
Hamas menambahkan, “Rakyat Palestina akan tetap teguh dan kokoh mempertahankan hak-hak dan tanah air mereka hingga para agresor terusir dan pendudukan berakhir.”
Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan, “Kami menyerukan kepada negara-negara di dunia, baik pada tingkat resmi maupun masyarakat sipil, untuk melakukan langkah-langkah luas dan efektif guna memberikan tekanan kepada rezim Israel agar menghentikan agresinya, serta meminta pertanggungjawaban para pemimpin rezim tersebut atas kejahatan yang mereka lakukan dan memberikan berbagai bentuk dukungan kepada rakyat kami.”


