Hamas dan Jihad Islam Tanggapi Perilaku Rasis Ben-Gvir terhadap Tahanan Palestina

Hamas Jihad Islam

Al-Quds, Purna Warta – Gerakan Hamas dan Jihad Islam Palestina mengecam perlakuan brutal Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel, Itamar Ben-Gvir, terhadap para tahanan, dan menyebutnya sebagai cerminan kedalaman kebrutalan serta kemerosotan moral dan kemanusiaan para pendudukan.

Baca juga: Rancangan Undang-Undang AS Mendukung ‘Kontrol Berbahaya’ Israel atas Masjid Al-Aqsa

Menurut laporan Shehab News Agency, Jihad Islam Palestina dalam sebuah pernyataan menyebut:

“Tindakan kriminal Ben-Gvir yang mengancam tahanan Palestina dengan tangan terborgol adalah pelanggaran nyata terhadap seluruh hukum kemanusiaan terkait perlindungan tahanan.”

Dalam pernyataan itu juga disebutkan:

“Tindakan Ben-Gvir yang kriminal terhadap tahanan menunjukkan puncak kemerosotan moral dan kemanusiaan rezim Zionis, yang semakin tenggelam setiap hari.”

Jihad Islam menegaskan bahwa para tahanan yang heroik dan berani tetap akan tegak dan penuh martabat, dan kemerdekaan mereka tetap menjadi prioritas utama perjuangan perlawanan.

Gerakan ini menambahkan bahwa pernyataan rendah Ben-Gvir dan perilaku pertunjukannya yang pengecut terhadap tahanan tidak akan pernah menghapus kehinaan yang ditanggung pasukan musuh di medan perang.

Baca juga: Israel Akan Bahas Pembangunan lebih dari 2.000 Unit Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Selain Jihad Islam, gerakan Hamas dalam pernyataannya menekankan bahwa:

“Tindakan kriminal Ben-Gvir terhadap tahanan dengan cara brutal dan mengancam mereka dengan pembunuhan merupakan puncak tindakan agresif musuh terhadap para tahanan.”

Hamas menambahkan bahwa upaya Ben-Gvir dalam melegitimasi pembunuhan tahanan Palestina dan tindakannya jelas-jelas melanggar seluruh hukum internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *