Hamas Bereaksi terhadap Peningkatan Serangan Israel di Jalur Gaza

Hamas1

Gaza, Purna Warta – Gerakan Hamas merespons meningkatnya serangan rezim Israel terhadap Jalur Gaza yang mengakibatkan sejumlah warga Palestina gugur, termasuk anak-anak.

Menurut pemberitaan situs informasi resmi Hamas, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa berlanjutnya serangan dan pembunuhan warga sipil setiap hari di Jalur Gaza menunjukkan bahwa kabinet Benjamin Netanyahu bersikeras melanjutkan agresi dan melemahkan kesepakatan gencatan senjata.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa sore, Hamas menyoroti serangan tentara pendudukan terhadap warga sipil yang tidak bersenjata di kawasan permukiman dan tenda-tenda pengungsian. Gerakan tersebut menegaskan bahwa serangan-serangan itu terus menyebabkan warga Palestina gugur dan terluka setiap hari, terutama anak-anak.

Hamas menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan yang berulang terhadap kesepakatan gencatan senjata serta bentuk pengabaian terhadap upaya para mediator dan negara-negara yang mendukung kesepakatan tersebut. Menurut Hamas, peningkatan serangan mencerminkan sikap kabinet Benjamin Netanyahu yang bersikeras melanjutkan agresi dan terus menempatkan rakyat Palestina dalam ancaman pembunuhan dan bahaya.

Hamas juga menyoroti semakin ketatnya blokade dan pencegahan masuknya barang-barang kebutuhan pokok ke Jalur Gaza. Gerakan tersebut memperingatkan bahwa langkah-langkah ini semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Hamas menyatakan bahwa pengurangan bantuan ketika kebutuhan kemanusiaan terus meningkat memperberat penderitaan keluarga-keluarga pengungsi dan meningkatkan risiko meluasnya kerawanan pangan.

Hamas menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut beserta dampak kemanusiaannya menempatkan para mediator dan negara-negara penjamin kesepakatan gencatan senjata di hadapan tanggung jawab politik dan kemanusiaan mereka.

Gerakan itu mendesak mereka untuk mengambil langkah-langkah serius guna memaksa pihak pendudukan menghentikan serangan dan mematuhi kesepakatan gencatan senjata. Hamas juga meminta agar masuknya bantuan kemanusiaan dan barang-barang kebutuhan pokok dijamin tanpa pembatasan apa pun serta agar upaya untuk mengakhiri blokade terhadap rakyat Palestina ditingkatkan.

Selain itu, Hamas meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional untuk terus memenuhi dan memperluas bantuan bagi masyarakat Gaza, tidak tunduk pada tekanan dan kebijakan pihak pendudukan, serta segera mengambil langkah-langkah untuk menangani dampak perang yang menghancurkan.

Sementara itu, dalam serangan yang dilancarkan militer Israel terhadap Jalur Gaza pada hari ini, tujuh orang Palestina dilaporkan gugur, termasuk dua anak-anak, sedangkan lebih dari 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *