Financial Times: Penumpang di Arab Saudi Beralih ke Perjalanan Darat untuk Keluar dari Negara Itu

Yordan

Riyadh, Purna Warta – Menyusul penutupan Bandara Riyadh, para penumpang di Arab Saudi menempuh perjalanan darat menuju Qatar dan Bahrain untuk mencapai tujuan mereka.

Surat kabar Financial Times melaporkan bahwa serangan Yaman terhadap Arab Saudi dan penutupan bandara utama Riyadh telah menyebabkan ribuan penerbangan dibatalkan serta lonjakan tajam biaya penerbangan privat. Situasi ini memaksa sebagian penumpang menggunakan bandara yang lebih jauh dan menempuh jalur darat untuk meninggalkan negara tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, sejak serangan dimulai, lebih dari 5.500 penerbangan keberangkatan dari bandara-bandara di Arab Saudi telah dibatalkan. Sejumlah maskapai, termasuk Lufthansa dan ITA Airways, juga telah menangguhkan penerbangan mereka ke negara tersebut.

Akibat gangguan ini, sebagian penumpang mendatangi Bandara Al-Qassim, yang berjarak lebih dari 320 kilometer dari Riyadh, untuk menggunakan penerbangan privat. Sementara itu, penumpang lainnya menuju Bahrain dan Qatar agar dapat mengakses penerbangan komersial.

Financial Times menulis bahwa biaya penerbangan privat menuju Eropa dalam beberapa kasus telah mencapai 150.000 dolar AS. Lonjakan permintaan, berkurangnya jumlah perusahaan penyedia layanan, serta meningkatnya biaya asuransi risiko perang disebut sebagai faktor utama di balik kenaikan harga tersebut.

Selain itu, sejumlah perusahaan Barat tengah mempertimbangkan untuk memindahkan para pejabat senior mereka keluar dari Arab Saudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *