Hamas: AS terlibat Dalam Serangan Doha terhadap Negosiator Gencatan Senjata

Gaza, Purna Warta – Hamas mengutuk keterlibatan AS dengan Israel dalam serangan udara di Doha, Qatar dan upaya pembunuhan terhadap para pemimpin gerakan perlawanan Palestina, dengan mengatakan bahwa mereka berusaha menggagalkan perundingan mengenai potensi gencatan senjata di Jalur Gaza yang terkepung.

Baca juga: MBS Kecam Agresi Israel terhadap Qatar, Tegaskan Kembali Dukungannya terhadap Palestina

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi pada hari Kamis bahwa upaya untuk membunuh tim negosiasi Hamas di Doha, beserta ancaman yang terus berlanjut untuk menyerang pimpinan gerakan tersebut di luar negeri, menunjukkan “ketidakmampuan entitas perampas kekuasaan untuk mencapai tujuannya” setelah 23 bulan perang di Gaza.

Ia menunjukkan bahwa upaya pembunuhan itu terjadi saat delegasi sedang terlibat dalam perundingan mengenai usulan gencatan senjata.

Barhoum menyatakan bahwa pengeboman tersebut menargetkan kediaman ketua delegasi negosiasi, Khalil al-Hayya, yang melukai istrinya, istri dari mendiang putranya, Hammam al-Hayya, beserta cucu-cucunya.

“Kejahatan” tersebut, katanya, merupakan serangan terhadap seluruh proses negosiasi.

Juru bicara Hamas menyatakan bahwa serangan Israel tidak hanya merupakan serangan terhadap kedaulatan dan keamanan Qatar, tetapi juga “deklarasi perang terbuka terhadap semua negara Arab dan Islam” dan menimbulkan ancaman bagi stabilitas seluruh kawasan Asia Barat.

Barhoum juga mengecam Washington karena dianggap “sepenuhnya terlibat” dalam serangan Israel.

Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump tidak setuju dengan keputusan Israel untuk mengambil tindakan militer. Ia mengatakan tidak diberitahu sebelumnya dan ketika mendengarnya, ia meminta utusan khususnya, Steve Witkoff, untuk segera memperingatkan Qatar – tetapi serangan sudah dimulai.

Hamas mengatakan lima anggotanya tewas dalam serangan itu, termasuk putra kepala Gaza dan negosiator utamanya, Khalil al-Hayya.

Baca juga: Israel Tewaskan 35 Orang dalam Serangan di Yaman Sehari Setelah Pengeboman Doha

Anggota biro politik Hamas, Suhail al-Hindi, mengatakan kepada Al Jazeera TV bahwa para pemimpin tertinggi kelompok itu selamat dari serangan itu. Pemakaman korban serangan Israel di Doha digelar Pada hari Kamis, upacara pemakaman bagi korban tewas dalam serangan Israel digelar di Doha.

Jenazah keenam korban serangan dibawa ke masjid negara di ibu kota Qatar – lima jenazah berbalut bendera Palestina dan satu jenazah berbalut bendera Qatar. Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, termasuk di antara mereka yang menghadiri salat tersebut.

Ibadah dilaksanakan di Masjid Sheikh Mohammed bin Abdul Wahhab, dan dilanjutkan dengan pemakaman di Pemakaman Mesaimeer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *