Tel Aviv, Purna Warta – Dua pembangkit listrik Israel telah ditambahkan ke daftar target yang akan diserang Iran sebagai tanggapan terhadap kemungkinan serangan terhadap infrastruktur energi Iran, kata sebuah sumber yang mengetahui informasi tersebut.
Menyusul klaim Reuters, yang mengutip seorang pejabat militer Israel, bahwa Israel sedang bersiap untuk menyerang fasilitas energi Iran, sumber-sumber yang dekat dengan otoritas pengambil keputusan di Iran mengatakan kepada kantor berita Tasnim bahwa “Dua pembangkit listrik utama yang memasok listrik ke rezim Israel telah ditambahkan ke ‘daftar target’ Ruang Perang Gabungan Front Perlawanan.”
Keputusan tersebut dinilai dalam kerangka kebijakan “balasan” Teheran dan dianggap menunjukkan kesiapan untuk menanggapi ancaman apa pun terhadap infrastruktur vital Iran.
Sebelumnya, Reuters mengutip seorang pejabat militer senior Israel yang mengatakan pada hari Sabtu bahwa Israel sedang bersiap untuk menyerang fasilitas energi Iran tetapi sedang menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat.
Pejabat tersebut menambahkan bahwa serangan semacam itu kemungkinan akan terjadi dalam minggu depan.
Komentar tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum 48 jam kepada Iran.


