Tel Aviv, Purna Warta – Sebuah surat yang secara resmi dirilis oleh Komando Pertahanan Dalam Negeri rezim Israel tadi malam menunjukkan bahwa konflik internal telah memasuki fase baru.
Terlepas dari sensor yang luas mengenai realitas perang di Israel—isu yang bahkan telah memicu protes dari jurnalis media Eropa, termasuk BBC—surat yang dirilis oleh Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel tadi malam mengungkapkan bahwa konflik ini telah berkembang ke tahap baru.
Baru-baru ini, ada berita terbatas yang diterbitkan dalam sumber-sumber berbahasa Ibrani yang merujuk pada insiden pelemparan batu yang ditujukan kepada tentara Israel oleh beberapa penduduk wilayah pendudukan. Namun, terlepas dari pentingnya berita ini, otoritas sensor militer dalam rezim Israel tidak mengizinkan penyebaran informasi lebih lanjut tentang masalah ini.
Israel berharap dapat menetralisir fase baru ini di wilayah pendudukan pada tahap awalnya, tetapi ketika situasi memburuk, bagian yang dikenal sebagai Komando Pertahanan Dalam Negeri mengeluarkan surat terbuka dan, dengan referensi yang sangat halus dan implisit terhadap situasi tersebut, secara efektif mengancam sebagian penduduk di wilayah pendudukan.
Komando Pertahanan Dalam Negeri rezim Israel mengatakan bahwa ketika pasukan keamanan bertindak untuk menjaga ketertiban umum dan menegakkan hukum, sekelompok penduduk di Israel mencoba menargetkan pasukan tersebut, termasuk tentara Israel, pasukan polisi, dan lembaga lainnya.
AS dan rezim Zionis melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.


