Warga Kiev Diminta untuk Sementara Meninggalkan Ibu Kota di Tengah Pemadaman Pemanas

Kiev, Purna Warta – Walikota Kiev Vitali Klitschko meminta warga untuk sementara meninggalkan ibu kota karena pemadaman pemanas menyusul serangan Rusia terhadap infrastruktur energi.

Klitschko menyampaikan imbauan tersebut pada hari Selasa setelah kota tersebut kehilangan akses ke pemanas akibat serangan Moskow, seperti yang dilaporkan France 24.

Presiden Ukraina Vladimir Zelensky sebelumnya menyatakan bahwa kedutaan Qatar rusak dalam serangan Moskow semalam di Kiev dan menyerukan “reaksi yang jelas” dari komunitas internasional.

Menteri Dalam Negeri Ukraina juga melaporkan bahwa setidaknya 20 bangunan tempat tinggal hancur dalam serangan semalam.

Sumber Reuters mengindikasikan bahwa Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat mengenai serangan di Kiev pada hari Senin.

Sementara itu, seiring intensifikasi upaya diplomatik seputar perang Ukraina, Paris menjadi tuan rumah pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Selasa lalu dengan puluhan pemimpin Eropa dan perwakilan AS.

Menurut sumber-sumber Prancis, tujuan utama pertemuan Paris adalah untuk mengkoordinasikan komitmen Eropa dan jaminan keamanan AS. Diskusi juga mencakup pemantauan potensi gencatan senjata, menanggapi pelanggaran, kerangka kerja untuk pasukan internasional, komitmen keamanan jangka panjang, dan prinsip-prinsip untuk negosiasi perdamaian dengan Rusia untuk mengakhiri perang, yang dimulai pada Maret 2022.

Perang Ukraina muncul dari kekhawatiran Moskow tentang ekspansi NATO ke arah timur, yang dilaporkan diabaikan oleh negara-negara Barat.

Rusia meluncurkan operasi Ukraina pada 24 Maret 2022, dan AS serta anggota NATO telah meningkatkan konflik dengan memberikan bantuan militer yang luas kepada Kiev. Ini termasuk memasok Ukraina dengan persenjataan berat, memprioritaskan konfrontasi daripada de-eskalasi, dan menerapkan lebih dari 30.000 sanksi terhadap Rusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *