Mahkamah Agung Spanyol Selidiki Perusahaan Baja atas Keterlibatan dalam Genosida Israel di Gaza

Spain

Madrid, Purna Warta – Mahkamah Agung Spanyol memulai penyelidikan terhadap perusahaan baja tersebut karena diduga memasok bahan material kepada produsen senjata Israel, di tengah agresi genosida yang dilakukan rezim Tel Aviv terhadap Gaza.

Baca juga: Remaja Israel Terancam Penjara karena Menolak Wajib Militer, Sebut Perang di Gaza sebagai ‘Holocaust’

Hakim Mahkamah Agung Spanyol Francisco de Jorge pada Jumat lalu memprakarsai kasus pidana terhadap Sidenor Special Steels, perusahaan swasta Spanyol, dengan tuduhan berkomplot dalam kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida.

Ketua Sidenor, José Antonio Jainaga, bersama dua eksekutif lainnya, diselidiki karena diam-diam menjual baja kepada Israel Military Industries (IMI) — anak perusahaan dari Elbit Systems, produsen senjata besar Israel yang terkenal — dengan pengetahuan bahwa bahan tersebut akan digunakan untuk pembuatan senjata, demikian bunyi pernyataan pengadilan.

Pengadilan menyatakan bahwa perusahaan itu melakukan penjualan kepada IMI tanpa otorisasi resmi, dengan sepenuhnya menyadari bahwa baja tersebut akan digunakan untuk senjata yang dikerahkan dalam genosida yang sedang berlangsung di Gaza.

Dalam putusannya, pengadilan mengutip laporan media internasional, pernyataan Pelapor Khusus PBB untuk Wilayah Pendudukan Palestina, Francesca Albanese, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), serta dokumentasi dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengenai tindakan genosida Israel di Gaza sebagai bukti perilaku kriminal.

Mahkamah juga sedang menyelidiki apakah Sidenor gagal memperoleh izin ekspor dari pemerintah, yang merupakan persyaratan wajib berdasarkan hukum Spanyol.

Para eksekutif tersebut telah dipanggil untuk memberikan kesaksian di Madrid pada 12 November.
Dalam pernyataannya, perusahaan mengatakan bahwa “perkara ini telah diserahkan kepada penasihat hukum kami dan kami akan mengikuti arahan mereka untuk menanggapi hakim,” serta akan memberikan “semua informasi yang dimilikinya.”

Baca juga: 93 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Gaza Sejak Gencatan Senjata

Kelompok Komunitas Palestina di Catalonia adalah pihak yang mengajukan gugatan terhadap Sidenor.

Beberapa karyawan Sidenor dilaporkan turut berperan dalam pengaduan tersebut dengan membocorkan informasi yang membantu mencegah berlanjutnya aktivitas kriminal itu.

Pada bulan Juni lalu, surat kabar Irlandia The Ditch melaporkan bahwa Sidenor telah mengirim 1.207 ton batang baja ke IMI melalui pelabuhan-pelabuhan Turki.
Setelah laporan tersebut, perusahaan menghentikan seluruh perdagangan dengan rezim Israel.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez telah menjadi pengkritik vokal terhadap tindakan genosida Israel di Gaza.

Madrid menangguhkan semua perdagangan senjata dengan Israel setelah Tel Aviv melancarkan serangan genosidanya pada 7 Oktober 2023, yang telah menewaskan setidaknya 68.280 warga Palestina dan melukai 170.375 orang lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Spanyol juga melarang kapal-kapal Amerika Serikat yang membawa senjata menuju wilayah pendudukan Israel untuk berlabuh di pelabuhannya.

Awal bulan ini, parlemen Spanyol juga mengeluarkan undang-undang yang secara resmi menetapkan embargo senjata terhadap Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *