Demonstran di Swedia Serukan Diakhirinya Genosida Israel di Gaza

Stockholm, Purna Warta – Ratusan demonstran berunjuk rasa di Stockholm menentang pengeboman sekolah dan rumah sakit oleh Israel di Gaza, yang menampung warga Palestina yang mengungsi akibat perang.

Baca juga: Diplomat Iran: AS dan Israel Sumber Utama Ketidakstabilan di Kawasan

Para demonstran pro-Palestina turun ke jalan di ibu kota Swedia, Stockholm, menyerukan diakhirinya genosida Israel di Gaza dan gencatan senjata segera di wilayah yang terkepung tersebut.

Ratusan demonstran berkumpul di Lapangan Odenplan di pusat kota Stockholm pada hari Sabtu sebelum berbaris menuju Parlemen Swedia, Al Jazeera melaporkan.

Dengan mengibarkan bendera Palestina, para demonstran mengecam serangan Israel yang terus berlanjut terhadap sekolah dan rumah sakit di Gaza. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Israel membunuh anak-anak Gaza,” dan “Hentikan genosida Palestina.”

Aktivis Lasse Eriksson, yang menghadiri demonstrasi tersebut, mengatakan kepada media berita Turki, Anadolu, bahwa tindakan Israel merupakan genosida dan tidak memiliki preseden global.

Mengutip jajak pendapat terbaru, ia mengatakan bahwa 75% warga Swedia tidak setuju dengan apa yang dilakukan Israel di Gaza.

“Tetap saja, tidak ada partai di parlemen kita yang secara serius menentang Israel. Kita harus memboikot Israel, mengusir duta besarnya dari Stockholm, dan memenuhi jalan-jalan,” kata Eriksson, menurut Anadolu.

“Jika anak-anak Palestina terbunuh hari ini, anak-anak kita bisa menjadi korban berikutnya. Itulah mengapa saya di sini,” tambahnya.

Baca juga: Iran Kecam Langkah Knesset Israel Terkait Aneksasi Tepi Barat

Ibu kota di Eropa telah menyaksikan banyak protes massa menentang perang Gaza dalam beberapa bulan terakhir, sementara Israel terus melanjutkan kampanye militernya di wilayah Palestina sementara terus membatasi masuknya makanan, air, obat-obatan, dan pasokan dasar lainnya.

Perang tersebut telah menewaskan sedikitnya 58.765 orang dan melukai 140.485 lainnya di Gaza sejak dimulai pada 7 Oktober 2023.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *