Bentrok Pecah dalam Aksi Protes di Jerman yang Tuntut Pengunduran Diri Merz

germany

Berlin, Purna Warta – Polisi Jerman terlibat bentrokan dengan para pengunjuk rasa yang frustrasi dan menuntut pengunduran diri pemerintahan koalisi kanan-tengah yang berkuasa.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menghadapi tekanan yang semakin besar ketika ribuan orang turun ke jalan dalam aksi protes antipemerintah di berbagai kota di Jerman.

Polisi di Munich pada Sabtu menembakkan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa yang menuntut pengunduran diri Merz dan digelarnya pemilu dini.

Para demonstran di Munich melakukan aksi di bawah slogan “Pemerintahan ini harus pergi.”

Sekitar 20 aksi demonstrasi digelar di berbagai kota di Jerman pada Sabtu.

Para pengunjuk rasa Jerman merasa frustrasi terhadap kinerja pemerintahan koalisi kanan-tengah, khususnya dalam menangani kenaikan biaya hidup, persoalan perumahan, lapangan kerja, imigrasi, dan keamanan.

Aksi-aksi protes tersebut berlangsung di tengah gelombang penolakan politik yang lebih luas setelah meningkatnya dukungan terhadap partai sayap kanan jauh Alternative für Deutschland (AfD).

Meningkatnya dukungan terhadap AfD telah membuat banyak pihak cemas karena mereka menilai Jerman memiliki tanggung jawab khusus untuk menebus masa lalunya di bawah rezim Nazi. Seruan untuk melarang kelompok tersebut pun semakin menguat di kalangan partai-partai arus utama.

Sekitar 150.000 pengunjuk rasa ikut ambil bagian dalam demonstrasi massal di berbagai wilayah Jerman, menyerukan agar Merz melarang AfD.

Para demonstran mengibarkan berbagai spanduk bertuliskan slogan seperti “Larang AfD sekarang” dan “Demokrasi tidak membutuhkan Alternatif.”

“Spektrum luas masyarakat sipil turun ke jalan untuk mencegah musuh-musuh konstitusi, yakni AfD di Saxony-Anhalt, memperoleh kekuasaan pemerintahan,” kata Christoph Bautz, kepala kelompok kampanye Campact, yang juga terlibat dalam aksi-aksi demonstrasi tersebut.

Namun, AfD, yang meraih hampir 44 persen suara di Saxony-Anhalt, kini berupaya membentuk pemerintahan negara bagian sayap kanan jauh pertama di Jerman sejak Perang Dunia II.

Partai sayap kanan jauh tersebut tengah melakukan pembicaraan dengan kelompok-kelompok dan anggota parlemen lainnya dalam upaya membentuk pemerintahan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *