Teheran, Purna Warta – Duta Besar baru Pakistan untuk Iran, Imran Ahmed Siddiqui, bertemu dengan wakil penjaga Astan Quds Razavi di Masyhad, di mana kedua pihak membahas layanan kesehatan dan asuransi bagi jamaah Pakistan serta prospek kerja sama seni.
Dalam pertemuan yang diadakan di tempat suci Imam Reza (AS), Siddiqui menyampaikan apresiasi atas keramahtamahan Haram Suci Radhawi dan menyoroti peran atraksi keagamaan dalam menarik peziarah Pakistan ke Iran.
Duta Besar menggambarkan fasilitas dan layanan yang diberikan kepada jamaah di tempat suci tersebut sesuai dan memuaskan. Dia juga menyerukan pemantauan lebih dekat dan tindak lanjut mengenai layanan kesehatan, perlindungan asuransi, dan biaya terkait bagi jamaah asal Pakistan yang mengunjungi Masyhad.
Merujuk pada kesulitan keuangan yang dihadapi sebagian jamaah, Siddiqui menekankan perlunya memfasilitasi pembayaran biaya pengobatan agar pengunjung yang kurang mampu tidak menemui kendala selama perjalanan.
Utusan tersebut selanjutnya mengumumkan kesiapan seniman dan kaligrafer Pakistan untuk bekerja sama dengan Haram Suci Razavi.
“Beberapa seniman ini mempunyai pengalaman bekerja di tempat-tempat keagamaan dan siap untuk menempatkan karya mereka untuk ibadah di tempat suci Razavi,” katanya.
Sementara itu, Mostafa Feizi, wakil penjaga Astan Quds Razavi, merujuk pada hubungan persahabatan antara Iran dan Pakistan dan mencatat bahwa Pakistan menempati peringkat kedua di antara negara-negara dalam hal jumlah peziarah yang mengunjungi kota suci Masyhad.
Ia mengatakan, Haram Suci Razavi memiliki program khusus bagi jamaah haji Pakistan, termasuk penyediaan layanan keagamaan dan budaya dalam bahasa Urdu dan alokasi fasilitas yang sesuai bagi pengunjung dari Pakistan.
Feizi juga menyampaikan apresiasi atas posisi aktif Pakistan terkait perkembangan regional terkini.


