Tiongkok Desak Rekonsiliasi Thailand dan Kamboja dalam Perundingan Tiga Arah

Beijing, Purna Warta – Tiongkok menyatakan dukungannya kepada Thailand dan Kamboja dalam menyelesaikan sengketa perbatasan mereka pada hari Kamis dan menawarkan bantuan berdasarkan keinginan kedua negara, ujar Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi.

Baca juga: Puluhan Orang Tewas saat Israel Intensifkan Pemboman untuk Duduki Kota Gaza

Wang mengatakan Tiongkok mendukung negara-negara Asia Tenggara dalam memperkuat dialog dan menghilangkan kesalahpahaman, seraya menambahkan bahwa ia berharap mereka akan membangun kembali rasa saling percaya dan memulihkan persahabatan, menurut pernyataan dari kementeriannya, lapor Reuters.

Menlu Tiongkok itu bertemu dengan rekan-rekannya dari Thailand dan Kamboja secara terpisah pada siang hari, tetapi juga mengadakan perundingan tiga arah di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri Kerja Sama Lancang-Mekong di provinsi Yunnan, barat daya Tiongkok, sebagaimana ditunjukkan dalam rangkuman dari ketiga pertemuan tersebut.

Dalam “komunikasi yang bersahabat dan jujur” mereka, Wang mengatakan Tiongkok berharap kedua negara dapat membuka kembali penyeberangan perbatasan sesegera mungkin, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Tiongkok juga menjanjikan dukungan dan bantuan untuk pembersihan ranjau darat di wilayah perbatasan Kamboja dan Thailand, dan ketiga menteri sepakat untuk melanjutkan komunikasi secara “fleksibel”, tambah pernyataan Tiongkok tersebut.

Menteri Luar Negeri Thailand, Maris Sangiampongsa, mengatakan ia telah menghadiri konsultasi informal “ngobrol teh” dengan rekan-rekan Tiongkok dan Kamboja dan menyatakan apresiasi atas peran konstruktif Tiongkok dalam mendukung perdamaian.

Baca juga: Sel Legitimasi: Unit Militer Israel yang Bertugas Hubungkan Jurnalis Palestina dengan Hamas

Belum ada komentar langsung dari Kamboja.

Thailand dan Kamboja telah berselisih selama beberapa dekade atas wilayah perbatasan dan konflik perbatasan meletus bulan lalu setelah tewasnya seorang tentara Kamboja dalam pertempuran kecil di akhir Mei.

Pertempuran itu merupakan pertempuran terburuk dalam lebih dari satu dekade dan baru mereda setelah gencatan senjata dicapai pada akhir Juli.

Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Thailand, Maris, Wang membahas kesiapan Tiongkok untuk mempercepat proyek pembangunan jalur kereta api Tiongkok-Thailand, mendorong lebih banyak investasi dari perusahaan Tiongkok di Thailand, dan memastikan stabilitas produksi serta rantai pasokan regional.

Diharapkan Thailand akan memberikan lebih banyak dukungan kebijakan dan fasilitasi bagi perusahaan Tiongkok, ujarnya kepada mitranya dari Thailand.

Saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Kamboja, Prak Sokhonn, Wang menyampaikan dukungannya bagi Kamboja untuk menjaga stabilitas politik, dan mengatakan Tiongkok menghargai tindakan keras negara tersebut terhadap perjudian daring dan penipuan melalui transfer kawat.

Ia juga menyatakan harapan bahwa Kamboja akan melanjutkan langkah-langkah kuat untuk upaya bersama di kawasan tersebut dalam melawan aktivitas kriminal lintas batas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *